Dirut Ake Gaale Ternate Ancam Pidanakan Karyawannya

Ternate, Maluku Utara- Direktur Utama Perumda Ake Gaale Kota Ternate, Abubakar Adam mengancam akan mempidanakan para karyawan yang terlibat aksi demonstrasi apabila tuntutan mereka memutus atau menghentikan pendistribusian air ke rumah-rumah penduduk dan pelanggan lainnya pada aksi demonstrasi yang digelar Senin (14/11/2022).

“Kalau distribusi air ini dimatikan, maka terkena pidana,” ancam Abubakar begitu disambagi di Kantor Perumda Ake Gaale Ternate, usai melakukan rapat bersama dengan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, Sekretaris Kota Ternate, Jusuf Sunya serta Dewas Perumda Ake Gaale, Senin (14/11/2022).

Menurut Abubakar, siapa saja. yang menghentikan pendistribusian air kepada masyarakat, akan terkena pidana, karena hal itu telah diatur dalam peraturan dan perundang-undangan.

BACA JUGA  Diduga Jalankan Aktivitas Galian C di Hutan Lindung, Pengusaha Ini Tantang Polisi dan Pemkab Halteng

“Itu hak masyarakat untuk menikmati air, jadi siapa yang menghentikan, maka dipidana, jadi kalau Wali Kota tidak mengakomodir tuntutan, tidak boleh dimatikan,” ucapnya.

Dikatakan, kebutuhan air merupakan hak paling dasar bagi masyarakat, sehingga jika ada yang melakukan tindakan tersebut sama halnya melanggar aturan.

“Itu sama saja dengan tuntutan mematikan PLN, jadi itu tidak bisa, karena nantinya akan berhadapan dengan masyarakat,” tandasnya.

Sebelumnya, ratusan pegawai Perumda Ake Gaale, Senin 14 November, menggelar demonstrasi dan mendesak agar Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman segera mencopot Direktur Utama Perumda Ake Gaale, Abubakar Adam.

BACA JUGA  Tata Kelola Pemerintah Desa Jadi Isu Krusial di Halsel, Ini Kata Wabup

Buntut dari aksi ini lantaran Abubakar Adam dituding merugikan pelanggan karena membuat kebijakan sendiri-sendiri yang mematikan mesin pompa air di malam hari dengan alasan penghematan.

Selain itu, Dirut Ake Gaale, Abubakar juga dituding memangkas insentif petugas pencatat meteran dan menaikan tunjangan direksi. Padahal selain gaji, Direksi Perumda Ake Gaale juga mendapat dana representatif yang nilainya puluhan juta.

Menanggapi tuntutan ratusan karyawan perusahaan daerah ini, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman berjanji akan menindaklanjutinya. (Arul-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah