Sofifi, Maluku Utara- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maluku Utara mengalokasikan sedikitnya Rp 589 miliar bersumber dari APBD Perubahan tahun 2022 untuk membiayai kegiatan infrastruktur di 10 kabupaten/kota. Gelontoran anggaran ratusan miliar ini untuk mendanai infrastruktur menggunakan sistem Multiyears (MY)
“Iya, hari ini kita melakukan pertemuan dengan Komisi lll DPRD Malut untuk membahas anggaran Multiyers sebesar Rp 589 miliar, yang diprioritaskan untuk infrastruktur di 10 kabupate/kota,” kata Saifuddin Djuba, Kepala Dinas PUPR Malut pada saat ditemui haliyora.id di halaman eks Bank Mandiri, Kota Ternate, (7/11/2022).
Menurut mantan Pj Bupati Halmahera Utara itu, proses penganggaran proyek Multiyears ini berlangsung selama tiga tahun, mulai dari tahun 2022 dan berakhir di 2024, dengan total item kegiatan sebanyak 21 paket.
“Proses penganggaran proyek Multiyers ini selama tiga tahun, mulai dari tahun 2022 dan berakhir di 2024. Total proyek tersebut sebanyak 21 item yang tersebar di 10 kabupaten/kota mines Kota Ternate,” ujar Uje, sapaan akrab Saifuddin Djuba.
Kata dia, masih banyak proyek jalan dan jembatan yang belum selesai dikerjakan, misalnya, proyek jalan dan jembatan yang dibiayai dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) beberapa waktu yang lalu, seperti proyek jalan Matuting-Ranga Ranga, Payahe-Daepodo, Saketa-Daepodo, dan Ibu-Kedi.
“Jadi dengan adanya Multiyears yang dibiayai oleh APBD ini, dipastikan akan segera menyelesaikan semua proyek yang belum selesai dikerjakan, termasuk proyek yang dibiayai oleh SMI beberapa waktu yang lalu akan dilanjutkan,” klaimnya.
Ia menerangkan, tujuan dari pertemuan dengan Komisi lll DPRD itu agar Dinas PUPR meminta kepada DPRD untuk segera mengawasi semua kegiatan yang akan berjalan. DPRD lanjutnya, tetap mendukung dan mengawasi sehingga di masa akhir periode kepemimpinan AGK-Yasin semua proyek jalan dan jembatan bisa selesai dikerjakan dan bisa dinikmati oleh masyarakat.
“Kita berharap agar DPRD mengawasi jalannya proyek ini, sehingga di masa akhir jabatan gubernur, masyarakat Maluku Utara sudah bisa menikmati akses jalan,” tutup mantan Karo ULP itu.
Di tempat yang sama, Ketua Komisi III DPRD Malut, Rosihan Jafar mengungkapkan, tujuan dari pertemuan dengan Dinas PUPR adalah DPRD hanya ingin memastikan agar semua proyek Multiyers yang dibiayai oleh APBD bisa berjalan dengan baik.
“Sehingga pertemuan itu kita hanya memastikan agar semua proyek Multiyears bisa jalan dan dipastikan bisa selesai sesuai target,” kata Rosihan Jafar.
Politikus Partai Perindo itu mengklaim Multiyers ini tidak membebani APBD Pemprov dan memang sangat efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ketika ditanya soal kenapa harus menyetujui sistem Multiyears dengan pagu yang cukup besar, menurut Rosihan, tentu jika kegiatan proyek menggunakan sistem yang dibiayai APBD ini tidak menjadi masalah karena uangnya sudah ada, sehingga kontraktor berani untuk melakukan pekerjaan. Beda lagi jika kegiatan proyek yang ditangani atau dibiayai langsung PT SMI atau menggunakan sistem pinjaman. Karena kendalanya pada sistem ini adalah ketidakpastian pembayaran yang dilakukan oleh PT SMI.
“Ketidakpastian itulah yang membuat pihak ketiga ragu melanjutkan proyek SMI, saya mau buat tapi kalau tidak dibayar oleh SMI ini yang menjadi masalah, dan bayangkan mulai tahun 2020 mulai dikerjakan tapi dibayar pada 2022, kontraktor siapa saja akan ragu,” tandasnya. (Sam-2)
Berikut daftar 21 Proyek Multiyears :
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Payahe-Dahepodo
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Matuting-Ranga-Ranga
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Guraping-Modayama
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Guraping-Gayap
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Saketa-Gane Dalam
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Gane Luar-Ranga-Ranga
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Kawalo-Waikoka
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Saketa-Dahepodo
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Wayatim-Wayaua
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Malifut-Ngoali
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Maba-Sagea
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Ngidiho-Lapi
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Galela-Kedi
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Dofa-Fala
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Waiina-Malbufa
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Laiwui-Jikotamo-Anggai
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Wasile-Labi-Labi
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Ibu-Kedi
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Kao-Toliwang
- Pembangunan Jalan dan Jembatan Ruas Jalan Labuha-Sawadai
- Pembangunan Jembatan Ruas Jalan Sidangoli-Jailolo

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!