Warga Bere Bere di Morotai Curiga APMS Timbun BBM

Morotai, Maluku Utara- APMS bere Bere diduga melakukan penimbunan bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Dugaan ini menyeruak setelah warga sekitar mencurigai stok BBM Pertalite yang dipasok ke pihak APMS sebanyak 80 ton tidak dinikmati warga terutama kalangan bawah.

“Untuk jatah BBM jenis pertalite di APMS Morotai Utara per bulan 80 ton, tapi yang jadi aneh pertalite ini seakan-akan tidak terasa dikalangan masyarakat bawah,” heran Kepala Desa Bere Bere, Helmi Muhammad, Kamis (29/9/2022)

BACA JUGA  Pilkada Ternate, MHB Unggul di TPS Sendiri, Asgar Ditaklukkan MAJU

Dirinya mencurigai, praktik penimbunan BBM di APMS sudah berlangsung sebelum adanya penyesuaian harga yang ditetapkan pemerintah baru-baru ini. Kecurigaan ini juga diungkapkan Helmi ketika aparat desa Bere Bere dan pihak kecamatan menemukan salah satu mobil tanki APMS berisi BBM menyelinap masuk ke gudang milik salah satu pengusaha di Morotai.

“Padahal jika sebanyak 80 ton itu harusnya bisa dinikmati juga oleh para pengendara terutama di Morotai Utara, toh kenapa 80 ton per bulan tidak terasa di masyarakat,” sesalnya.

BACA JUGA  Germuda-MU Desak Ganti Pj Bupati Pulau Morotai

Atas masalah ini, Helmi meminta agar Dinas Perindagkop Pulau Morotai agar turun mengecek langsung di APMS Bere Bere serta diminta untuk mengontrol saat BBM dipasok dari depot di Daruba sampai ke Bere Bere.

“Jika hal ini tidak diawasi dengan baik, maka khawatirnya warga tidak bisa menikmati pertalite, dan penimbunan itu akan terus dilakukan oleh oknum APMS,” tandasnya. (Tir-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah