8 Hari Hilang, Nelayan Asal Pulau Gala Halsel Belum Ditemukan

Halsel, Maluku Utara- Sabil Abubakar (48), salah seorang nelayan asal Desa Pulau Gala, Kecamatan Joronga, dikabarkan hilang pada saat keluar melaut pada Jum’at 23 September 2022, sekitar 08.00 WIT, di perairan pulau Gala dan pulau Pisang.

Hilangnya Sabil dilaporkan oleh keluarganya kepada Basarnas Bacan empat hari kemudian, tepatnya pada 27 September 2022.

Hal ini disampaikan Korpos SAR Bacan, Riski Rifandi Hukum, saat diwawancarai Haliyora Jum’at, (30/9/2022).

Riski mengatakan, laporan keluarga sudah terlambat karena kejadian itu dilaporkan pada hari kelima sejak kejadian, sehingga petugas kesulitan memprediksi dan mengnalisa kekuatan arus di lokasi kejadian. Apalagi lokasi kejadian antara pulau Gala dan pulau Pisang yang sudah berdekatan dengan Sorong dan Ambon.

BACA JUGA  Pemda Pulau Taliabu Anggarkan Rp 59,9 Miliar Bangun Jalan di Titik Ini

“Korban Sabil Abubakar memancing menggunakan long boat (Bodi Fiber) tidak pulang dalam 5 lima hari, namun baru dilaporkan pada 27 September sehingga menyulitkan tim Sar Bacan melakukan analisis arus pulau Gala dan Pulau Pisang,” ungkapnya.

Menurut Riski, karena belum berhasil menemukan korban, sehingga lewat radio telegram, pihaknya meminta bantuan kepada tim Basarnas Sorong dan menyebarkan informasi kepada kapal nelayan yang melintasi wilayah Pulau Gala dan pulau Pisang untuk memberikan pertolongan dan melaporkan jika melihat tanda dan mengenali korban.

BACA JUGA  Jatah Pokir Anggota DPRD Halsel Dipangkas, Sekwan : Itu Fluktuatif

Diwawancarai terpisah via telpon Jum’at (30/09/2022), kades Pulau Gala Sunarto Bonson mengungkapkan, korban turun melaut bersama dengan tiga rekannya pada Jum’at (23/09/2022), namun pada sore hari hanya tiga rekannya yang pulang, sementara Sabil tidak pulang-pulang.

“Pihak keluarga bersama warga turun mencari namun sampai sekarang belum ditemukan,” terangnya.

Sunarto menyesalkan pihak keluarga korban lambat melaporkan kejadian itu sebab nanti di hari kelima kejadian baru dilaporkan ke Sar Bacan.

“Salahnya, pihak keluarga terlambat buat laporan korban hilang melaut, makanya tim Sar Bacan melakukan pencarian juga kewalahan,” tutur Sunarto. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah