Sanana, Maluku Utara- Bupati Kepulaun Sula Fifian Adeningsih Mus pada acara pembukaan Festival Tanjung Waka 26 Maret 2022 lalu mencanangkan “Sula Bebas Sampah Plastik tahun 2023”.
Namun, nampaknya impian Bupati itu tidak mudah diwujudkan. Pasalnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sula Ridwan Buamona mengaku agak sulit direalisasikan, sebab menurutnya hampir semua barang saat ini berbahan plastic.
Dikonfirmasi awak media pada Kamis (23/06/2022) tentang penanganan sampah plastic tersebut Ridwan Buamona mengaku sulit membebaskan Sula dari sampah plastik.
“Kalau mau bebas sampah plastik agak sulit, kalau bebas dari sampah tas plastik itu bisa, karena kalau bilang sampah plastik, sedangkan hampir semua barang saat ini berbahan plastik, jadi agak sulit dihindari,” ujarnya.
Meski demikian, Ridwan mengaku pihaknya akan mengusulkan anggaran penanganan sampah pada tahun 2023.
“Kalau anggaran sudah ada, maka langkah pertama yang akan kita laksanakan adalah sosialisasi pengelolaan sampah kepada masyarakat. Kalau dukungan dananya maksimal, maka Pemda akan siapkan kantong-kantong sampah yang bisa didaur ulang. Itu kalau ada anggarannya,” pungkasnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!