Ternate, Maluku Utara- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate meminta Pemkot melakukan proses lelang enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sesuai aturan tanpa kepentingan apapun.
Hal itu disampaikan anggota Komisi I DPRD Kota Ternate, Zainul Rahman, saat diwawancarai Haliyora di gedung DPRD, Kamis (09/06/22).
Zainul mengatakan, lelang jabatan adalah hal biasa untuk mencari pimpinan OPD yang memiliki kemampuan manejerial, inovatif, responsif dan professional.
“Jadi kami berharap timsel melaksanakan seleksi secara profesional dan akuntabel agar menghasilkan pemimpin yang profesional tanpa ada kepentingan lain. Sebab kalau tidak akan memunculkan opini negatif di publik,” ujarnya.
Untuk menghidari unsur-unsur kepentingan tertentu, Zainul berharap agar seluruh tahapan maupun proses pelelangan itu harus betul-betul mengacu pada aturan dan regulasi yang berlaku.
“Dalam tahapan seleksi nanti standar kompetensi tentu menjadi skala prioritas, sehingga nantinya mereka bisa menerjemahkan Visi Misi Wali Kota yang tertuang dalam RPJMD jika menjadi pimpinan nanti dengan sisa masa jabatan yang ada,” ujanrnya
Dikatakan, Komisi I DPRD tetap memberikan support kepada timsel serta memberikan kepercayaan kepada Wali Kota untuk menunjuk orang sesuai hasil seleksi yang disodorkan timsel nanti.
“Tinggal Wali Kota memilih dan mengangkat orang yang betul-betul berkompeten. Dan untuk menghindari opini publik maka kita berharap pak Wali benar-benar menggunakan kapasitasnya untuk bisa melakukan tanpa intervensi siapapun,” harapnya. (Wan-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!