Sofifi, Maluku Utara- Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akan melakukan pengawasan keuangan terhadap kelanjutan pengembangan pembangunan infrastruktur di ibu kota baru Sofifi sebagai ibukota Provinsi Maluku Utara.
Untuk itu, pada Senin (06/06/2022), BPKP melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah. Itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsudin A. Kadir kepada Haliyora usai pertemuan.
Sekda mengatakan, BPKP akan memberikan laporan kepada Presiden. “Jadi BPKP akan mengecek data di Kementrian PUPR dan kementrian terkait lainnya serta data di Pemda untuk sinkronisasi,” terangnya.
Sekda juga mengakui bahwa saat ini komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terputus sehingga BPKP berencana melakukan pengawasan, dan nantinya hasil pengawasan ini disampaikan ke Presiden.
Kata Samsudin, yang harus diketahui BPKP dari Pemda adalah terkait berapa kebutuhan anggaran yang diperlukan.
Samsudin mencontohkan seperti anggaran pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sofifi yang nantinya digunakan untuk pembangunan infrastruktur RSUD Sofifi lebih baik. Dari situlah kemudian Pemda mengajukan permintaan anggaran kepada Kementrian Kesehatan melalui BPKP.
“Jadi mulai hari ini sampai Jum’at, BPKP melakukan pengawasan. Yang dilakukan hari ini adalah intrimeting, dan sudah memiliki data awal proyek yang nantinya masuk dari kementerian,” ujar Samsudin. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!