Warga Moti Resah Listrik Sering Padam, Ini Penjelasan PLN

Ternate, Maluku Utara- Warga Kecamatan Moti, Kota Ternate mengeluhkan pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang sering memadamkan listrik bergiliran dengan durasi hampir 12 jam.

Muhammad Abd. Karim, Warga Kelurahan Tafamutu, Kecamatan Moti, saat dikonfirmasi Haliyora via telepon, Senin (06/06/22), mengaku sudah empat bulan lebih PLN sering memadamkan listrik secara bergiliran.

“Sejak bulan Maret sampai Juni sekarang PLN sering memadamkan listrik bergiliran mulai jam 06 pagi sampai jam 18 sore. Artinya, pemadaman listrik selama 12 jam,” kata Muhammad.

Muhammad khawatir pemadaman listrik bisa membuat peralatan elektronik seperti televisi, mesin cuci, lemari es, dan peralatan elektronik lainya rusak, apalagi jika pemadaman listrik dilakukan tanpa pemberitahuan atau tiba-tiba.

“Warga di Moti ini kan banyak yang menggunakan alat elektronik. Kami khawatir jangan sampai gara-gara listrik sering padam menyebabkan barang-barang elektronik kami rusak, apalagi pemadaman tiba-tiba tanpa pemberitahuan,” ujarnya.

BACA JUGA  Pilkades Waiboga Bakal Digelar, Ketua Apdesi Kepsul Menanti Dukungan Warga

Muhammad mengaku tidak tahu persis alasan pemadaman listrik bergiliran tersebut. Untuk itu, Muhammad meminta PLN segera menormalisasi kembali pelayanan listrik, sebab listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus terlayani dengan baik. Jangan lagi ada pemadaman listrik.

“Kami tidak tahu persis alasan pemadaman bergilir itu. Apakah karena stok BBM kurang atau ada kerusakan alat (mesin). Ini harus ada penjelasan dari pihak PLN Moti, supaya mayarakat juga tau penyebabnya. Tapi terpenting adalah pelayanan listrik harus dinormalkan kembali,” tutur Muhammad.

Terpisah, Supervisor Teknis PLN Moti, Rustam Barakati, saat dikonfirmasi Haliyora via telelpon membenarkan pemadaman listrik bergilir sudah dilakukan hampir empat bulan.

Rustam menjelaskan, pemadaman itu dilakukan lantaran ada gangguan pada salah satu unit mesin yang berkapasitas 250.

Dikatakan, awalnya ada tiga mesin yang beroperasi, namun karena ada gangguan pada salah satu unit mesin sehingga hanya dioperasikan dua unit mesin. Satu unit dioperasikan siang hari dan satu unit dioperasikan pada malam hari.

BACA JUGA  BK Optimis Bertarung dan Menang di Pilkada Halsel

“Tapi tidak betul listrik mati dari jam 06.00 pagi hingga pukul 18.00 sore. Pemadaman dilakukan dua hari sekali. Dua hari menyala, satu hari mati dan itu mulai jam 08 pagi hingga jam 17.00 atau jam 05 sore. Namun kalau ada hajatan penting oleh warga maka kita akan bantu, yang penting melalui surat supaya kita krim ke Ternate agar listriknya tidak ada gangguan,” terang Rustam.

Rustam juga mengatakan, terkait dengan masalah gangguan salah satu mesin yang menyebabkan pemadaman bergilir di Moti tersebut, pihaknya sudah menyampaikan kepada PLN Ternate tetapi belum ada penyelesaiannya. “Masih menunggu teknisi,” pungkasnya. (Wan-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah