Halsel, Maluku Utara- Sebanyak 33 unit rumah warga terdiri dari 27 rumah di Desa Gumira dan 6 unit rumah di Desa Batulak, Kecamatan Gane Barat Utara terendam banjir akibat meluapnya sungai di perbatasan kedua desa tersebut.
Itu diungkapkan Pj. Kades Gumira, Amarudin Ishak, saat diwawancarai Haliyora Jum’at, (13/05/2022).
Amarudin mengatakan, hujan deras mengguyur desa terjadi pada Jum’at Sore (13/05/2022), sekitar pukul 15.00 WIT, membuat sungai di perbatasan antar Desa Gumira dan Batulak itu meluap. ”Selain merendam rumah warga, luapan sungai juga menggenangi ruas jalan dan pemukiman warga,” ungkap Amirudin.
Amirudin mengatakan, sungai di perbatasan antara Gumira dan Batulak sering meluap jika hujan deras, tetapi biasanya hanya menggenagi jalan sampai ke halaman rumah warga. Tapi kali ini cukup parah hingga puluhan rumah warga terendam banjir. Ini kali pertama banjiir di sini airnya setinggi lutut orang dewasa,” terang Amirudin.
Ia menambahkan, sebelumnya sudah terjadi banjir dan sudah dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) untuk melakukan normalisasi sungai. “Tapi mungkin BPDB masih memprioritaskan di lokasi lain. Insya Allah kali ini BPBD turun mengecek langsung supaya secepatnya melakukan normalisasi sungai ini,” harapnya.
Sementara, sesuai keterangan salah seorang warga Desa Batulak yang tak menyebutkan namanya mengatakan, banjir Jum’at sore tersebut, selain merendam rumah warga juga menhanyutkan buah kelapa petani yang sementara dipanen ke laut.
“Orang-orang pe buah kelapa yang baru pete hanyut dibawa bajir ke laut,” ungkapnya saat dihubungi via telpon, Sabtu (14/03/2022).
Diwawancarai terpisah pada Sabtu (14/05/2022), Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Halsel, Muhajir Zam-zam mengaku sudah bergerak menuju lokasi desa Gumira. “Saya pimpin langsung TRC BPBD Halsel melakukan peninjauan di lokasi banjir desa Gumira,” tutupnya. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!