Morotai, Maluku Utara- Baru dua tahun dibangun dan belum diresmikan, plafon Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Kabupaten Pulau Morotai sudah ambruk.
Itu disampaikan oleh salah satu keluarga pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut.
“Saya ada jaga keluarga saya yang dirawat di lantai I RSUD Ir. Soekarno, tiba-tiba sekitar pukul 03.00 WIT tadi (Sabtu dini hari), plafon jatuh. Saat itu petugas rumah sakit juga ada di sana. Tapi syukur banya tidak ada orang yang lewat sehingga tidak terkena reruntuhan plafon,” ungkap dia, namun tidak mau menyebutkan identitasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara, Direktur Utama RSUD Ir. Soekarno dr. Intan Imelda Engelbert Tan ketika dikonfirmasi Haliyora melalui WhatsAap membenarkan ambruknya sebagian plafon di lantai II Rumah Sakit Ir. Soekarno.
“Saya juga menerima laporan tadi pagi (Sabtu pagi) bahwa ada plafon rumah sakit yang jatuh. Tapi penyebabnya belum tau. Sementara ini kami cari tau penyebabnya apa,” ujarnya.
Dijelaskannya, jenis plafon yang dipasang di RSUD Ir. Soekarno adalah berbahan gypsum yang dipasang pada tahun 2019 lalu.
Hingga berita ini dipublis, jumlah anggaran pembangunan Rumah Sakit Umum Ir. Sokerno Morotai dan perusahaan apa yang mengerjakan belum ditanggapi.
Diketahui, rumah sakit tersebut hingga saat ini belum diresmiman hanya dilakukan soft opening pada Rabu (30/03/2022) lalu oleh Bupati Pulau Morotai Benny Laos. (Tir-1)









