Pemkot Desain Ternate Kota Rempah

Ternate, Maluku Utara- Pemerintah Kota Ternate berencana membangun sejumlah tempat untuk memperkuat identitas Ternate sebagai kota rempah.

Bangunan yang akan dibangun adalah Museum Rempah, Pasar Rempah dan Tugu Rempah dengan tujuan untuk memperkuat City Branding Kota Rempah.

Hal itu disampaikan Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman kepada sejumlah wartawan, Kamis (30/12/2021).

Kata Tauhid, Pemerintah Kota Ternate mempunyai Pekerjaan Rumah (PR) ke depan yakni memperkuat City branding sehingga bisa menginternalisasi rempah di Ternate. “Jadi untuk perkuat City Branding ini Pemkot Ternate akan lakukan banyak hal,” kata Tauhid.

Olehnya Itu, sambung Tauhid, langkah yang akan dilakukan adalah menyampaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah, sekolah-sekolah, kantor pemerintah maupun hotel untuk menyiapkan tempat, sudut atau pojok yang dikhususkan untuk rempah, karena  secara estetika bisa dipakai dalam rangka internalisasi rempah-rempah.

BACA JUGA  Dua OPD di Pemkot Ternate Minta Tambahan Anggaran untuk 2026, Alasannya Sederhana

Dikatakan bahwa, Pemkot juga akan bekerja sama dengan pihak Bandara Sultan Babullah Ternate, sehingga minimal pada saat orang masuk keTernate melalui Bandara sudah ada tanda atau ciri yang menandakan bahwa Kota Ternate adalah Kota Rempah.

“Penguatan City Branding ini akan diperkuat dengan Peraturan Wali Kota Ternate (Perwali). Bahkan juga akan dibuat semacam laboratorium yang di dalamnya terdapat bibit pala dan cengkeh serta produk-produk turunannya,” ujar Tahud.

Sementara, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly menambahkan, pemerintah Kota Terante telah menerbitkan Peraturan Wali Kota Nomor 29 tahun 2021 tentang City Branding Kota Ternate. Melalui Perwali tersebut maka ada berbagai menejemen branding yang akan dilakukan pada tahun 2022.

BACA JUGA  Dishub Lemah, Sopir Angkutan di Haltim Naikkan Tarif Sepihak

“Perwali ini akan disosialisasikan kepada semua elemen masyarakat maupun kalangan remaja supaya semua kalangan tau tentang Kota Rempah,” jelasnya.

Rizal menyebutkan, City Branding Kota Rempah itu sangat penting, karena rempah merupakan identitas Ternate. Olehnya itu ke depan, kata Rizal, Bapelitbanggda terus mengintervensi kepada OPD dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama berkolaborasi menggerakkan Kota Rempah tersebut.

“Tahun 2022 sudah bisa jalan, setiap rencana kegiatan akan mengikuti branding book sebagai panduan yang dilakukan pada setiap tahun, dan apa wujud konkrit identitas kota rempah ini,” pungkasnya. (Arul-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah