Morotai, Maluku Utara- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pulau Morotai mencatat produksi ikan di Morotai pada tahun 2021 sebanyak 766,213 ton, meningkat dibandingkan tahun 2020 yang hanya sekitar 591, 941 ton.
Itu disampaikan oleh Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pulau Morotai Safrudin Manyila kepada Haliyora, Rabu (22/12/2021).
Safrudin menyebut, ikan tuna loin memdominasi produksi ikan di Morotai pada tahun 2021 dengan hasil tangkapan sebanyak 385 ton disusul Baby Tuna sebanyak 158 ton.
“Untuk ikan Tuna Loin ini hasil produksinya berkisar 385 ton, sedangkan Baby Tuna sebanyak 158 ton. Sisa yang lainnya adalah ikan cakalang, ikan julung , rumput laut, dan udang vaname. Udang vaname ini dari PT. MMC,” terangnya.
Dikatakan, khusus pada bulan Desember 2021 produksi ikan di Morotai sebanyak 83 ton. “Jadi total produksi ikan mulai Januari-Desember 2021 sekitar 766,213 Ton dari 25 jenis ikan.
Dikatakan, produksi ikan di Morotai berasal dari enam kecamatan, namun khusus ikan tuna loin diproduksi oleh PT. Harta Samudra, sedangkan ikan baby tuna diproduksi PT. Samudra Morotai.
Safrudin menjelaskan, jumlah produksi ikan di Morotai sepanjang tahun 2021 berfariasi.
“Kalau Januari cuma sekitar 29 Ton, kemudian di Februari 48 ton. Pada bulan Maret baru dia naik sekitar 123 ton didominasi jenis tuna loin. PT. Harta Samudra, pada bulan April-Mei agak sedikit berkurang, itu masing-masing hanya 86 ton. Nanti pada bulan November baru ada sedikit peningkatan sekitar 147 ton yang didominasi ikan baby tuna. Itu karena pengaruh cuaca dan pandemic Covid-19,” pungkasnya. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!