Dihantam Gelombang Pasang, Ratusan Warga Ternate 4 Kelurahan Dievakuasi

Ternate, Maluku Utara- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate mencatat sebanyak 375 orang warga telah dievakuasi dalam bencana Banjir Rob akibat angin kencang disertai gelombang pada Sabtu dan Minggu (04-05/12/2021), di Ternate. Itu disampaikan oleh Kepala BPBD Kota Ternate, M Arif Gani kepada Haliyora, Senin (06/12/2021).

Arif Gani mengatakan, warga yang dievakuasi antara lain warga Kelurahan Sangaji sebanyak 100 orang, Salero 20 Jiwa, Kotabaru 80 Jiwa, dan Taduma 175 Jiwa atau 35 Kepala Keluarga.

BACA JUGA  Update Terbaru, 71 Rumah Warga Morotai Rusak Akibat Badai Jum'at Malam

“Angin kencang disertai gelombang cukup tinggi menyebabkan banjir rob. Itu mengagetkan warga beberapa Kelurahan di Kota Ternate, antara lain Kelurahan Sangaji, Salero, Kotabaru, Tobololo, Sulamadaha, Afe Taduma dan Rua, tapi hanya warga di empat kelurahan yang terdampak langsung banjir rob yang kita evakuasi,” sebut Arif.

Warga di beberapa kelurahan yang kita evakuasi itu  terdampak langsung bencana. Banjir rob menerobos masuk ke rumah warga. Gelombang besar hari itu juga merusak jembatan speed boat, merusak talud penahan ombak sepanjang kurang lebih 50 meter, dan terjadi air pasang di destinasi wisata.

BACA JUGA  Eddy Mengamuk di Taliabu, Merusak 8 Rumah dan Tenggelamkan 11 Perahu Nelayan

“Jika satu pekan kedepan cuaca sudah membaik, maka warga yang dievakuasi itu   dikembalikan ke rumah masing-masing,” terang Arif.

Arif menambahkan, bantuan kepada warga yang terdampk langsung bencana tersebut sudah disalurkan ke tempat pengungsian masing-masing. ”Bantuan itu berupa makanan cepat saji, makanan anak, selimut dan tikar,” sebutnya. (Arul-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah