Halsel, Maluku Utara- Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik terus berupaya melobi anggaran pusat agar disalurkan ke Halsel guna mendukung pembangunan dan peningkatan ekonomi di Kabupaten Sarumah (baca, Halsel).
Tidak sendirian, Usman sering memboyong sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meyertainya ke Jakarta untuk mencari peluang mendatangkan anggaran.
Seperti pada Selasa, (31/08/2021) lalu, Bupati Halsel bersama Kabid Bina Marga PUPR Halsel, Walid Syukur, dan Kabid SDA pada dinas yang sama, Irwan Mustafa, bertandang ke Kantor Kementrian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) di Jakarta.
Di kantornya Luhut Panjaitan tersebut, Bupati bersama Walid dan Irwan menemui para petinggi Kementrian Marves antara lain Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Ayodhia GL Kalake, Asisten Deputi Infrastruktur Pembangunan Wilayah, Djoko Hartoyo, Penasehat Khusus Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jona Widhagdo Putri, dan Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap, M. Ikram Sangadji.
“Saya bersama pak Walid dan pak Irwan ke kantor Kemenko Marves. Di sana kami bertemu dengan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Ayodhia GL Kalake, Asisten Deputi Infrastruktur Pembangunan Wilayah, Djoko Hartoyo, Penasehat Khusus Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jona Widhagdo Putri, dan Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap, M. Ikram Malan Sangadji. Kami bicarakan kelanjutan pelaksanaan proyek Pembangunan Jalan Lingkar Pulau Obi,” kata Usman.
Dalam pertemuan tersebut, lanjut Usman, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan meminta agar Proyek Pembangunan Jalan lingkar Pulau Obi dapat dituntaskan tahun 2022. “Kan sebenarnya batas waktu Proyek Pembangunan Jalan Lingkar Pulau Obi hanya tahun 2021 ini, tahun depan tidak ada lagi, maka kami datang memohon agar proyek jalan lingkar pulau Obi diselesaikan pada tahun 2022,” jelas Usman melalui rilis yang diterima Haliyora, Selasa (31/08/2021).
Usai pertemuan dengan pejabat di Kemko Marves, Bupati Halsel didampingi Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperidagkop UKM) Halsel, Muhammad Nur dan sejumlah kepala bidang melanjutkan pertemuan dengan Menteri Koperasi RI, Teten Masduki yang didampingi sejumlah staf kementerian.
Kepada Menteri Teten, Bupati meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dapat membantu pembangunan Kabupaten Halsel di sektor UMKM. “Kali ini saya langsung dengan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki di kantornya, Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (31/8) sore,” terang Usman dalam rilisnya.
Dalam pertemuan dengan Menteri Koperasu tersebut, tulis Usman, dirinya menyampaikan bahwa Halmahera Selatan memiliki potensi UMKM berbasiskan perkebunan terutama kelapa, sagu, ikan dan sumber daya kelautan lainnya. “Saya minta pak menteri membangun Pusat Pelayanan Usaha Terpadu di Halsel,” terangnya.
Selain minta dibangun Pusat Pelayanan Usaha Terpadu, Usman juga meminta kepada Menteri Teten agar program Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dari Kementrian Koperasi lebih banyak disalurkan di Halmahera Selatan.
“Saya sampaikan ke pak menteri, bahwa dalam masa pandemi Covid-19 ini, masyarakat Halsel sangat membutuhkan upaya-upaya yang dapat mendorong kemandirian ekonomi, salah satunya melalui UMKM, sementara jangankan mengembangkan, mempertahankan UMKM yang ada saja sangat berat, sehingga kami sangat berharap bantuan pemerintah pusat melalui program-program Kemenyrian koperasi,” kata Usman.
Tidak hanya sampai di situ, keesokan harinya yakni pada Rabu, (01/09/2021), Bupati bersama Kadis Peindagkop, Muhammad Nur dan sejumlah kepala bidang juga bertandang ke kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Di sana mereka bertemu dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra.

Dalam pertemuan dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri itu, kata Usman, mereka membicarakan percepatan pembangunan di Halmahera Selatan serta peningkatan kualitas pasar sebagai pusat perekonomian masyarakat. Sehingga program percepatan pembangunan yang selama ini diharapkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo bisa berjalan dengan baik, termasuk di Halmahera Selatan.
Kepada Syailendra, Bupati Usman berharap ada kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemda Halsel untuk membangun sektor perekonomian pada bidang perdagangan. “Saya sampaikan ke pak Syailendra bahwa Pemda Halsel sangat berharap ada langkah kolaborasi antara pemerintah pusat dengan daerah untuk membangun sektor perekonomian pada bidang perdagangan di Halmahera Selatan, karena sangat dibutuhkan,” jelas usman.
Bupati Usman meminta agar Pemerintah Pusat membantu membangun pasar dan Gedung Sistem Resi Gudang (SRG) untuk menampung barang di Pulau Obi. Karena Pulau Obi sendiri dilewati oleh Tol Laut, tetapi terkendala dengan muatan balik maka harus dibangun SRG.
“Alhamdulillah Pak Syailendra sangat mengapresiasi kehadiran kami dari Pemda Halsel serta merespon baik apa yang kami sampaikan,” ujar Usman.
Belum berakhir di situ. Pada Kamis (02/09/2021), Bupati Usman melanjutkan roadshownya. Kali ini Usman mengunjungi Perpustakaan Nasional. Di sana Usman disambut baik oleh Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Sarif Bando.
Bukan hanya mendapat sambutan baik, Bupati Halsel juga menerima bantuan dari Perpustakaan Nasional berupa satu unit mobil perpustakaan keliling (MPK) yang diserahkan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Sarif Bando, disaksikan Deputi Bidang Pengembangan Sumberaya Perpustakaan, Deni Kurnia, Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara, Teguh Purwanto, Direktur Standarisasi dan Akreditasi, Supriyanto, dan Koordinator Perpustakaan Umum Nurhadisaputra di Kantor Perpustakaan Nasional, Jakarta.
“Ahamdulillah hari ini saya menerima bantuan satu unit mobil perpustakaan keliling (MPK) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. MPK ini digunakan untuk meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan warga Halmahera Selatan,” terangnya.
Kata Usman, Pemda Halsel juga akan mendapat bantuan buku dan alokasi anggaran dari Perputakaan Nasional untuk pembangunan gedung perpustakaan daerah. “Selain mobil dan bantuan buku-buku koleksi perpustakaan, kami juga dapat paket pembangunan gedung Perpusda tahun 2022 nanti dari Perpusnas,” tutur Usman.
Keesokan harinya, yakni pada Jum’at (03/09/2021), Usman melanjutkan kunjungannya ke Kantor Kementrian Desa. Bupati Halsel itu sudah ditunggu Sekjen Kemendes, Taufik Madjid dan langsung diarahkan masuk ke ruang VIP begitu Usman tiba.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Halsel Usman Sidik kembali menyampaikan usulan anggaran untuk Halmahera Selatan dan langsung direspon oleh Taufik dengan mengatakan, Wakil Mentri Desa sangat merespon usulan Bupati Halsel. “Pak Wamen merespon baik usulan pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan yang disampaikan Bupati,” kata Taufik
Di akhir rilisnya, Bupati Halsel Usman Sidik, mengatakan membangun Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) butuh anggaran yang banyak. Untuk itu dirinya akan berupaya keras untuk mendatangkan dana dari pusat demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Halsel. “Semua usulan sudah disampaikan. Di Kemendes juga sudah disampaikan ke Pak Wamen, Sekjen bahkan staf khusus menteri. Insha Allah Halsel akan mendapatkan perhatian untuk anggaran pembangunan di desa melalui APBN dari Kementrian Desa,” tutup Usman. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!