Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakan

Ternate, Maluku Utara- Seorang kakek paruh baya ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di kawasan Kelurahan Bastiong Karance Rt 04/Rw 01 Ternate Selatan, Sabtu (4/9), sekitar pukul 18.00 WIT. Kakek tersebut belakangan diketahui bernama Herman Sitiawan (79).

Lurah Bastiong Karance, Hesty Nasir, saat dihubungi membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut. Kata Lurah, mayat yang ditemukan adalah seorang kakek.

“Iya, sekitar pukul 18.00 Wit tadi, saya diberitahu oleh Bhabinkamtibmas, bahwa ada warga yang meninggal dunia di dalam rumahnya,” ungkap Lurah Bastiong Karance saat dihubungi.

Dikatakan Hesty, mayat tersebut diketahui bernama Herman Sitiawan, dimana kesehariannya merupakan pedagang parang di pasar Bastiong yang berdomisili di lingkungan RT 04/ RW 01 Kelurahan Bastiong Karance, Ternate Selatan.

Lurah menambahkan bahwa almarhum memang tinggal sendirian di rumah kontrakannya, dan belum diketahui apa penyebab kematian kakek tersebut.

BACA JUGA  SPBU Sanana Bakal Dijaga Polisi, Ada Apa ?

“Dia memang warga saya dan sehari-hari berjualan parang di pasar Bastiong,” ujar Lurah.

Sementara Kapolsek Ternate Selatan, IPDA Suherman saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa memang benar ada temuan sosok mayat kakek-kakek di Kelurahan Bastiong, dan diketahui kakek tersebut adalah seorang penjual parang.

Kata Kapolsek, jenazah almarhum Herman Sitiawan pertama kali ditemukan oleh Muharuddin (24) yang juga sesama  penjual parang.

Kapolsek menceritakan kronologisnya berawal saat Muharuddin hendak membawa makanan untuk almarhum. Namun saat dipanggil almarhum tidak juga menjawab, kemudian pintu kamar diketuk, tapi hasilnya tetap sama, sementara pintu dalam keadaan terkunci.

Karena tak ada jawaban, Muharuddin pun berinisiatif mendobrak pintu kamar almarhum, dan ditemukan almarhum sudah tidak bergerak,” ungkap Suherman.

BACA JUGA  Antisipasi Kenaikan Bapok, Disperindagkop dan UKM Taliabu Pantau Pasar

Muharuddin kemudian berteriak memanggil warga sekitar saat mengetahui almarhum yang juga rekan seprofesinya  telah meninggal dunia. “Teriakannya didengar oleh ibu Ani (41) yang berjualan ikan di samping jembatan tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP),” terang Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, selanjutya ibu Ani dan Muharuddin lantas meminta pertolongan warga lainnya, kemudian dilanjutkan dengan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ternate Selatan.

“Setelah mendapat laporan, sekitar pukul 18.20 anggota Polisi sektor Ternate Selatan menuju TKP, setelah tiba langsung dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan pada pukul 19.30.WIT korban dievakuasi ke RSUD Chasan Boesorie untuk dilakukan visum,” jelas Kapolsek Suherman

Hingga berita ini dipublis belum diketahui penyebab kematian almarhum, juga tidak ditemukan tanda kekerasan disekujur tubuh korban berdasarkan keterangan para saksi. (Jai-*)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah