Jailolo, Haliyora
Badan Pusat statistik (BPS) Halmahera Barat mencatat angka kemiskinan naik pada tahun 2020 dibanding tahun 2019. Berdasarkan data survey pada tahun 2019, angka kemiskinan berjumlah 8.59 persen, naik pada tahun 2020 menjadi 8.82.
Hal ini disampaikan Kepala BPS Halbar, Urip Santoso saat ditemui Haliyora di ruang kerjanya, Selasa (16/3/2021).
Katanya, meski angka kemiskinan di Habar meningkat, namun peningkatannya masih tergolong kecil dibandingkan dengan angka kemiskinan di Kabupaten lain di luar Provinsi Maluku Utara. “Peningkatannya masih tergolong kecil, kalau kita bandingkan dngan kabupaten lain di luar provinsi Malut,” katanya.
Ia menyebut, angka kemiskinan meningkat di tahun 2020 salah satu faktor penyebabnya adalah pandemi Covid-19.
Dampak Covid-19, kata Urip, menyebabkan pendapatan masyarakat menurun. Pemasukan dan pengeluaran masyarakat tidak seimbang. “Pengeluaran lebih besar dari pemasukan (pendapatan) sebagai salah satu indikator kemiskinan meningkat, selain lemahnya kontrol pemerintah,” sebutnya.
Menurutnya, untuk menekan angka kemiskinan, pemerintah harus berperan aktif. Pemerintah harus membuat kebijakan yang menjangkau dan mengontrol orang-orang dalam kategori kemiskinan itu. “Jadi Pemerintah harus hadir,” pungkasnya. (Elang-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!