Halsel, Haliyora
Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan kembali melaporkan data terkini kerusakan bangunan di Halsel akibat Gempa bumi magnitudo 5,2 SR pada Jum’at (26/02/2021) lalu.
Data terbaru BPBD Halsel tercatat sebanyak 805 unit rumah warga rusak tersebar di enam kecamatan.
“Data update hari ini, Rabu (03/03/2021), kerusakan rumah warga bertambah menjadi 805 rumah warga yang rusak,” kata Kaban BPBD Halsel, Abukarim Latara via telepon, Rabu (03/03/2021).
Ia merinci, sebanyak 805 rumah warga yang rusak tersebar di enam Kecamatan, yakni Kecamatan Bacan sebanyak 450, Bacan Selatan sebanyak 243, Bacan Timur sebanyak 53, Bacan Barat Utara 11, Bacan Timur Tengah di Desa Tawa 39 rumah dan Bacan Timur Selatan 9 rumah

Kata dia, selain rumah warga yang rusak, juga ada enam rumah ibadah rusak, dua bangunan sekolah, dua bangunan kesehatan, dan delapan bangunan umum lainnya.
“Di data kami juga ada 10 orang mengalami luka ringan,” sambung Abu Karim.
Ia menambahkan, pihaknya belum mengidentifikasi kerusakan ringan, sedang dan kerusakan berat. ”Saat ini petugas kami belum merinci tingkat kerusakan bangunan itu, nanti tim penilai menentukan kategori kerusakan,” ujar Abukarim.
Ia menambahkan, hingga sekarang Proses pendataan masih berlangsung sesuai waktu tanggap darurat yakni minimal 2 minggu.
“Setelah masa tanggap darurat selesai data kerusakan dirampungkan kemudian dilaporkan kepada tim gabungan dari PUPR, Perkim dan BPBD untuk melakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan,” tuturnya. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!