Alasan Corona, Capaian Pendapatan DPTSP Halsel 2020 Terjun Bebas

Halsel, Haliyora

Dinas Permodalan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Halmahera Selatan menargetkan pendapatan sebesar Rp 3 miliar pada tahun 2021.

DPTSP Halsel sendiri pada tahun 2020 lalu tidak mencapai target pendapatan yang menurut Kepala DPTSP Halsel, Nasir J. Koda disebabkan dampak pandemi Covid-19.

“Tahun 2020  lalu kita tidak capai target karena dampak Covid-19,” ujar Nasir saat ditemui Haliyora di ruang kerjanya, Selasa (16/02/2021).

Nasir mengatakan, pemasukan Dinas Permodalan ini hanya bersumber dari IMB, sementara akibat Covid-19, pemasukan IMB sangat menurun. ”Untuk pelayanan pengurusan membuka usaha, perizinan permodalan dan memastikan status wajib pajak tidak ada pungutan,” terang Nasir.

Untuk itu, kata dia pada tahun 2020 lalu dinas yang dipimpinnya hanya dapat menyetor pendapatan ke kas daerah sebesar Rp 400 juta dari target Rp 3 miliar. Pendapatan itu dari Izin Membangun Bangunan (IMB).

BACA JUGA  PLN Ternate Gratiskan Listik 450 VA Selama 3 Bulan

Untuk tahun 2021 ini, sambung Nasir, pihaknya tetap menargetkan pemasukan di angka Rp 3 miliar seperti tahun lalu untuk mendorong PAD Halsel.

“Tahun lalu (2020) kami tidak capai target, namun untuk tahun ini (2021) kami sudah bertekad dan akan berupaya keras mencapai target. Kami juga masih tetapkan target pencapain Rp 3 miliar seperti tahun kemarin,” kata Nasir.

Untuk memaksimalkan pendapatan, kata Nasir, pihaknya akan mengidentifikasi IMB di seluruh kecamatan serta memantau permodalan perusahaan, dan izin usaha guna memaksimalkan potensi pemasukan daerah dan negara.

BACA JUGA  Pasca Rolling, Dua Mantan Pejabat di Halsel Ini "Bingung"

“Kita akan identifikasi IMB di seluruh kecamatan serta memantau permodalan seluruh perusahaan dan izin usaha agar memaksimalkan potensi pemasukan daerah dan negara,” tandasnya.

Nasir juga optimis tahun ini akan mencapai target pemasukan, jika tidak ada kendala berarti seperti tahun 2020. Sebab, kata dia, pada tahun 2019 lalu DPTSP dapat capai target bahkan melampaui target pendapatan APBD pokok sebesar Rp 3 miliar, pungkasya.

“Kalau kondisi normal, dan tidak ada kendala berarti saya optimis kami akan capai target pendapatan sperti pada tahun 2019 lalu,” imbuhnya. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah