Kades Diaktifkan  Kembali, Masyarakat Tawa Demo Bupati Bahrain

Halsel, Haliyora

Puluhan masyarakat Desa Tawa yang tergabung dalam Front Masyarakat Tawa Menggugat (FMTM) mendatangi Kantor Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, pada Selasa (19/01/2021). Mereka sambangi kantor bupati Halsel dan menggelar aksi protes kepada bupati atas diaktifkan kembali kades Tawa, Bahtiar Hi. Hakim, yang telah diberhentikan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Diketahui, Kades Tawa Bahtiar Hi. Hakim diberhentikan bupati Halsel Bahrain Kasuba pada 16 September 2020 atas dugaan korupsi Dana Desa. Namun kini diaktifkan kembali oleh bupati pada Tanngal 13 Januari 2021.

Dalam penilaian FMTM, Bupati Halsel Bahrain Kasuba melindungi kades Tawa dan kembali mengaktifkannya sebagai kades.

Kordinator FMTM Aris Adingku, mengecam tindakan Bupati yang mengaktifkan Kades Tawa Bahtiar Hi Hakim. Menurut Aris, tindakan bupati tersebut sebagai bentuk ketidakadilan bahkan menyalahi aturan.

“Sudah terbukti Korupsi DD dan dipecat, bupati malah lindungi dan kini dikembalikan lagi ke jabatannya. Ini disebut konspirasi busuk,” sembur Aris saat bertandang ke kantor bupati.

Kata Aris, semua masyarakat desa Tawa menolak keras atas kehadiran Bahtiar Hi Hakim di desa Tawa sebagai kepala desa.

Sementara, satu orator  FMTM dalam orasinya menyebut Bahtiar Hi Hakim, diduga menyulap Dana Desa Tahun 2019 sehingga terjadi kerugian negara sebesar Rp 422 juta.

Di tempat yang sama, koordinator aksi, Astuti Rasid menuturkan, aksi demonstrasi ini sudah berulang kali dilakukan. “Aksi seperti ini sudah kami lakukan berulang kali sejak kades Tawa Bahtiar Hi. Hakim diduga menggelapkan Dana Desa dan dibuktikan dengan audit Inspektorat. Kami menuntut Bahtiar kembalikan duit rakyat itu ke desa untuk kebutuhan masyarakat,” tandas Astuti.

Astuti mengungkapkan, berdasarkan hasil audit Anggaran Pendapatan Belanja Desa Tahun 2019 nomor : 770/160-INSP.K/2020 Tanggal 4 September 2020, terdapat kebocoran keuangan Desa Tawa sebesar Rp 422.332.829. “Dana ratusan juta itu ditilep kades Tawa, Bahtiar Hi. Hakim, makanya dia dipecat. Tapi sekarang bupati malah aktifkan dia lagi. Ada Apa ?, ujar Astuti mempertanyakan.

Usai menyampaikan orasi, para pendemo diterima asisten I Setda Halsel hering bersama camat Kasiruta Timur dan Kades Tawa Bahtiar Hi. Hakim.

Dalam hering tersebut disepakati untuk meminta Inspektorat Halsel mengaudit Dana Desa Tawa.

Sementara pada hering terpisah antara FMTM dengan dPRD Halsel di hari yang sama, pihak DPRD meminta masyarakat atau BPD Tawa menyurat resmi ke Dewan meminta melakukan mediasi ke DPMD. (Asbar-1)

Pos terkait