Bobong, Haliyora
Di awal tahun 2021 banyak terjadi bencana alam di Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI mencatat sebanyak136 bencana alam terjadi di Indonesia sepanjang tanggal 1-16 Januari 2021. Dari sekian banyak bencana alam itu, sudah merenggut 80 korban jiwa dan 858 orang luka-luka.
Disebutkan, bencana alam terbanyak adalah bencana banjir yakni sebanyak 95 kejadian, disusul tanah longsor sebanyak 25 kejadian, 12 kejadian puting beliung, dua kali gempa bumi, serta gelombang panas sebanyak dua kejadian.
Di Maluku Utara sendiri, pada Sabtu (16/01/2021) lalu, telah terjadi banjir di Halut, Tanah longsor di Loloda dan Halbar, serta puting beliung di Sanana. Meski tak ada laporan korban jiwa namun korban materi cukup banyak. Rumah warga rusak, fasilitas pendidikan hancur, infrastruktur penting lainya juga rusak berat.
Semua kejadian alam itu disebabkan cuaca ektrim terjadi pada awal tahun. Hujan deras disertai angin kencang terjadi di paruh pertama Januari 2021, bahkan sejak bulan Desember 2020.
Melihat kondisi cuaca akhir-akhir ini serta terjadi beberapa bencana alam di berbagai tempat tersebut, pemerintah kabupaten Pulau Taliabu melalui Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) menghimbau masyarakat agar tetap waspada terjadinya bencana alam.
Ini disampaikan oleh kepala BPBD kabupaten pulau Taliabu, Sutomo Teapon, SSTP, pada Rabu (20/01/2021).
“Atas nama pemerintah daerah saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada akan terjadinya bencana alam, terutama warga yang berada di daerah rawan longsor, dan juga pesisir pantai,” imbauh Sutomo.
Ia mengatakan, dalam peringatan dini yang disampaikan BMKG Maluku Utara, wilayah Taliabu juga masuk dalam daftar kewaspadaan bencana alam. “Untuk itu jangan kita lalai, terus waspada karena bencana alam itu terjadi tiba-tiba dan tanpa pengatahuan kita,” katanya mengingatkan.
BPBD Taliabu sendiri, sambung Sutomo, sudah menyiapkan anggaran antisipatif bencana.
“Anggaran bencana alam atau anggaran darurat itu kita siapkan sekitar Rp 2 miliar, jadi kalau pun terjadi bencana maka BPBD Taliabu sudah siap, baik secara moril maupun materil, tenaga penaggulangan bencana pun sudah siap, Yang penting kita semua harus waspada. Ikhtiar itu wajib,” pungkasnya. (Ham-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!