Kadishub Halsel : DAK 2021 Sebesar Rp 26 Miliar Dikhususkan pada Tiga Pelabuhan Feri

Halsel, Haliyora

Lima Pelabuhan Fery yang dikelola langsung Kementrian Perbuhubungan (Kemenhub) telah diserahkan pengelolaanya kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Halsel Akhmad Rajak, ketika diwawancarai Haliyora via telepon, Rabu (23/12/20).

Kata Akhmad, lima pelabuhan fery itu dikerjakan dan dikelola langsung Kementrian Perhubungan, tapi sekarang sudah diserahkan kepada Dinas Perhubungan Halsel.

“Antara lain Pelabuhan Feri Makian, Kayoa, Babang, Saketa dan Obi. Diserahkan pada Tahun 2016/2017 lalu kepada dinas Perhubungan Halsel,” kata Akhmad.

BACA JUGA  Dishub Tak Kebagian DAK, Kadis : Halsel Sudah Masuk Daerah Berkembang

Katanya, sebelum diserahkan pengelolaannya kepada dinas Perhubungan Halsel, beberapa fasilitas pelabuhan belum dilengkapi.

“Seperti pelabuhan Fery Makian itu sejak 2014 belum ada lampu penerangnya, baik di dermaga maupun terminal. Lampu penerang pelabuhan itu baru kami pasang tahun 2020 ini,” ungkap Ahmad.

Lanjut Akhmad. Pelabuhan Fery lainnya pun belum terpsang lampu penerang. “Untuk pemasangan lampu di pelabuhan dan terminal, baru di Makian, yang lainnya baru kami usulkan anggaran pemasangan. Insya Allah tahun 2021 sudah terpasang semua,” sambungnya.

BACA JUGA  Kadishub Halsel Ajukan Pensiun Dini Maju Nyaleg Provinsi

Ahmad menambahkan, untuk tahun 2020, dinas perhubungan Halsel mendapat alokasi anggaran DAK  sebesar Rp 7 miliar,  namun anggaran itu hanya sanggup membiayai rehabilitasi pelabuhan fery Babang Bacan

“Insya Allah DAK Tahun 2021 yang diestimasi kurang lebih sebesar Rp 26 Miliar bakal difokuskan tiga pelabuhan feri antara lain Obi, Saketa dan Babang. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah