Halsel, Haliyora
Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba mencopot jabatan empat kepala Puskesmas di Halsel.
Empat kepala puskesmas yang kehilangan jabatan itu adalah Supriyanto Andartomo (Kepala Puskesmas Loleo Jaya Kecamatan Kasiruta Timur), Fahrudin Sabtu (Kepala Puskesmas Lelei, Kecamatan Kayoa), Jahra Talib (Kepala Puskesmas Jiko, Kecamatan Mandioli Selatan), dan Amina Albar (Kepala Puskesmas Larombati, kecamatan Kayoa Utara).
Hal ini disampaikan salah satu Kepala Puskesmas yang enggan menyebutkan identitasnya ketika diwawancarai Haliyora via sambungan telepon, Selasa (22/12/20).
Kepala puskesmas yang juga dicopot Bahrain itu mengaku tidak tau apa kesalahannya sehingga dicopot bupati.
“Kami berempat ini tidak tau kasalahan kami apa, kong tiba-tiba dicopot. Tidak ada kesalahan apa-apa tiba-tiba Bupati mengeluarkan surat keputusan (SK) pemberhentian dari jabatan Kepala puskesmas dan dimutasi ke staf di Dinas Kesehatan Halsel,” akunya
Kini empat kepala puskesmas itu hanya pasrah menerima pencopotan jabatan mereka.
“Torang kaget, karena tidak menyangka, tiba-tiba dicopot. Kami hanya bisa pasrah saja sambil berjiwa besar menerima keadaan,” imbuhnya.
Meski demikian, yang bersangkutan menduga pencopotan jabatan empat kepala puskesmas tersebut terkait dengan pilkada Halsel.
“Ini mungkin karena beda pilihan politik dalam pilkada Halsel. Mungkin saja bupati menilai kami berempat ini tidak sejalan dengan dia,” ujarnya menduga.
Hingga berita ini dipublis, Haliyora mencoba hubungi Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Hasna Muhammad, tapi tidak terhubung, Kabag Humas Halsel, Mujiburrahman ketika dikonfirmasi via telepon juga tidak menerima panggilan dan tidak menjawab pertanyaan Haliyora via whatshapp. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!