Ternate, Haliyora
Sampah terlihat berceceran dan menumpuk di salaluran air (Selokan) pada hampir sepanjang jalan depan kampus FKIP Unkhair menuju bandara Sultan Babullah Ternate.
Dinding-dinding drainase sepanjang kurang lebih 50 meter juga menyempit dan pecah. Kondisi drainase tersebut menurut warga setempat tak mampu lagi menampung air kala hujan sehingga meluap membanjiri jalan.
Seperti disampaikan Ira, warga Akehuda, bahwa saluran air tersebut rusak akibat pengaruh akar pohon trambesi di tepi jalan. Akar Pohon trambesi yang sudah besar itu menerobos ke dinding selokan hingga pecah dan terlihat menyempit.
“Makanya, kalau hujan air meluap dan sampah-sampah menumpuk di got itu,”ungkap Isra, Jum’at (16/10/2020).
Isra menyarankan, kalau bisa pohon-pohon itu ditebang dan dan ditanam baru, sambil meperbaiki drainase yang rusak.
“Inikan jalan keluar-masu ke bandara, makanya kalau boleh pohon-pohon yang sudah besar itu ditebang dulu nanti ditanam baru lagi, sambil merehab drainasenya,”harap Isra.
Amatan Haliyora, di lokasi tersebut terlihat pohon Trambesi ditanam dengan jarak sangat dekat dengan saluran air. Akar-akar pohon yang menjulang itu menerobos dinding-dinding selokan sehingga merusak drainase tersebut.
Juga terlihat banyak sampah berceceran bahkan pada bagian tertentu sampah menumpuk. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!