Ternate, Haliyora
“Kota ini dihuni multi etnis. Di zaman sultan Khairun dan Sultan Babullah sudah welcome dengan yang lain. Makanya Visi kami sederhana saja, yaitu “Ternate Berbudaya,”Kata Muhammad Hasan Bay saat menyampaikan pidato kampanye di RT.6, Kelurahan Maliaro, pada Rabu (30/9/2020).
Untuk itu lanjutnya, sekalipun kota Ternate maju secara infrastruktur modern akan tetapi adat se-atorang tidak boleh ditinggalkan.
“Siapa saja yang datang di negeri ini harus taat dan patuh terhadap adat se-atorang, karena negeri ini adalah negeri Kesultanan,” tandasnya.
Meski menilai pembangunan infrastruktur di kota Ternate sudah sangat maju, namun ada empat persoalan mendasar yang menurut Hasan Bay harus ditangani jika terpilih nanti.
Antara lain, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Infrastruktur yang menurut Hasan Bay terkena imbas pandemi Covid-19.
“Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada pidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Jadi empat poin ini harus diutamakan jika kami terpilih.
Muhammad Hasan Bay yang biasa disapa MHB itu berjanji akan mengajak seluruh pihak untuk bersama membangun Kota Ternate.
“Semboyan saya dengan pak Asgar Saleh adalah ‘Bersama kita bisa’ kalau kita tidak bersama kita tidak bisa membangun kota ini,”imbuh MHB.
Menyentil tuntutan warga RT 16 yang dimekarkan menjadi kelurahan tersendiri berpisah dengan kelurahan Maliaro serta sengketa lahan yang belum selesai, MHB berjanji akan berusaha mnyelesaikan. “ Insya Allah kalau kami berdua terpilih, akan berupaya agar hal itu bisa diselesaikan,”janjinya
Di tempat yang sama, calon wakil walikota Asgar Saleh pada kesempatan itu kembali menandaskan akan memproritaskan pendidikan, jika mereka terpilih nanti.
“Pendidikan adalah salah satu program prioritas kami untuk meningkatkan SDM di Kota, bila pak Hasan Bay dan saya diberikan tangguh jawab untuk memimpin Kota Ternate,”ujar Asgar.
Asgar menjelaskan, untuk menciptakan SDM yang baik maka kita harus lebih dulu meningkatkan kualitas gurunya serta meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Rata-rata guru SD dan SMP hanya berijasa SMA, untuk itu salah satu program pendidikan adalah meningkatkan kualitas guru dengan cara membuka pelatihan bagi guru termasuk memperhatikan kesejahteraan mereka,”jelasnya. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!