Operasi Yustisi, Rp 29 Juta untuk Masker

banyak warga yang terjaring razia masker, umumnya pengendara kendaraan roda dua

Ternate, Haliyora

Operasi Yustisi atau Sidang di tempat terhadap pelanggar protokol kesehatan terus dilaksanakan.

Bacaan Lainnya

Pantauan Haliyora pada Senin (28/09/2020) di Kelurahan Bastiong, terlihat banyak warga yang terjaring razia masker, umumnya pengendara kendaraan roda dua.

Para pelanggar langsung mejalani sidang, dan tak ada yang lolos dari hukuman. Ada yang membayar denda ada pula dikenakan sanksi kerja sosial berupa menyapu jalan di area pasar Bastiong.

Mereka yang mendapat hukuman menyapu jalan tersebut dikalungkan semacam pamlet bertuliskan ‘Saya Melanggar Protokol Kesehatan, Saya Tidak Menggunakan Masker’ sambil menyapu, sehingga semua orang melewati dipastikan membaca tulisan itu. Sementara yang mendapat sanksi denda langsung membayar usai sidang.

Kepala Operasi Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Ternate, M. Arif Gani menegaskan bahwa Operasi Yustisi atau sidang di tempat akan terus dilaksanakan. Setiap warga yang tidak mentaati perwali nomor 20 tahun 2020 tentang aturan wajib menggunakan masker di saat keluar rumah atau melakukan aktivitas di luar rumah pasti kena razia.

“Tim gustu tetap melakukan razia masker. Kami lakukan untuk menyelamatkan masyarakat Kota Ternate, karena setiap hari masih ada angka kasus orang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Arif

Arif menambahkan, denda razia masker sejak 1 September hingga 28 Desember sebanyak Rp 29 juta lebih.

“Total hasil razia masker hingga Senin (28/09/2020), sudah mencapai Rp 29 juta lebih. Tetapi ini bukan tujuan utama kita. Tujuan operasi ini sesungguhnya untuk medorong masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan, berupa memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Mudah-mudahan lama kelamaan kesadaran mengikuti protokol kesehatan itu akan tumbuh,”imbuhnya. (Sam-1)

Pos terkait