DPS Masih Bermasalah, Ketua Bawaslu: “Satu Rumah kok Beda TPS?”

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.com

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut) menghimbau masyarakat khususnya warga di delapan kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, agar memastikan status dirinya sebagai pemilih dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang sudah diumumkan KPU.

Bacaan Lainnya

“(Warga masyarakat) Yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih agar memastikan sudah terdaftar atau belum di DPS,” kata Ketua Bawaslu Provinsi Malut, Muksin Amrin, SH., MH sebagaimana rilis yang diterima Haliyora.com, Rabu (23/09/2020) petang.

Selain memastikan sudah terdaftar atau belum bagi warga yang sudah memenuhi syarat, Ketua Bawaslu juga meminta agar pemilih yang terdaftar berada di TPS yang berdekatan dengan rumah tempat tinggal.

“Kemudian dipastikan satu rumah terdaftar di satu TPS sehingga pada saat penyaluran C6 (surat pemberitahuan) dengan mudah menemukan pemilih. Karena kalau terpisah TPS, ada kemungkinan ada pemilih tidak mendapatkan (C6) karena tidak mengetahui terdaftar di TPS mana dan atau KPPS tidak menemukan,” tuturnya.

Muksin sendiri menyentil terkait problem DPS yang dirilis KPU. “Salah satu contoh saya dan istri ditempatkan di TPS yang berbeda. Saya di TPS 6 Kelurahan Sasa, sementara istri di TPS 4. Kan masih satu rumah tapi beda TPS. Hal-hal begini yang bikin banyak pemilih tidak dapat C6 mengakibatkan hak pemilih terabaikan,” ucapnya.

Kepada KPU sendiri Muksin menghimbau agar lebih cermat lagi dalam memperbaiki daftar pemilihnya.

“Saat ditetapkan sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap) nanti sudah tidak ada problem. Termasuk mengakomodir pemilih memenuhi syarat yang belum masuk DPS dan mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat,” tuntasnya. (red)

Pos terkait