Ternate, Haliyora.com
Pernyataan Ketua DPW NasDem Maluku Utara, Ahmad Hatari terkait posisi kadernya Asgar Saleh di Partai Nasdem menunai kritik pedas dari Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara, Sahril Thahir.
Saat menghubungi Haliyora.com via telepon, Rabu (02/9), Sahril memberi beberapa catatan.
Pertama, kata Sahril, Gerindra legowo meski memiliki empat kader partai yang akan dimajukan di Pilwako Ternate, tapi ke-empat kaders tidak dipinang oleh MHB.
Kedua, sambung Sahril, Gerindra secara prinsip menerima siapapun yang dipaketkan dengan MHB, termasuk Asgar Saleh dari Partai Nasdem.
“Namun, jika ada kaders partai yang dipaketkan dengan MHB, maka syaratnya, partai yang bersangkutan harus ikut dalam koalisi pengusung,” tegas Anggota DPRD Malut ini.
Diungkapkan Sahril, jika saat ini Asgar Saleh sebagai kaders dan Sekretaris DPW NasDem dipaketkan dengan MHB, maka Gerindra meminta agar Asgar Saleh mundur dari jabatan maupun kaders di NasDem.
“Gerindra hanya akan mendaftarkan Paslon MHB-GAS jika saudara Asgar mundur secara resmi dari NasDem, itu syaratnya,” tandas Ko IL, sapaan Sahril Thahir.
Sahril bahkan mengungkapkan, mundurnya Asgar dari NasDem harus dilakukan sebelum pendaftaran bakal calon ke KPU.
Sahril juga mengancam, jika Asgar Saleh tetap bertahan di NasDem, Gerindra tidak akan mendaftarkan pasangan MHB nanti.
“Kami juga tidak menuntut saudara Asgar harus bergabung dengan partai tertentu, itu terserah Asgar, yang pasti dia harus mundur dari Nasdem.” pungkas Sahril.
Sebagaimana telah dipublis oleh Haliyora.com sebelumnya, Partai Nasdem telah menjatuhkan pilihan untuk mengusung M. Tauhid Soleman-Jasri Usman dalam Pilwako Ternate 2020. Bahkan, form B1-kwk telah diserahkan kepada pasangan tersebut, Rabu (02/9). (Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!