Simpatisan BK-Muhlis Robohkan Pagar Kantor Bawaslu Halsel

  • Whatsapp

Halsel, Haliyora.com

Aksi yang digelar berturut-turut dari pekan kemarin hingga hari ini, Senin (21/9), oleh Aliansi Gerakan Muda Togale (GMT) dan Peduli Demokrasi (PD) akhirnya berhasil merobohkan pagar Kantor Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Bacaan Lainnya

Aksi merobohkan pagar Bawaslu ini dikomandoi orator aksi yakni Ridwan Towara, saat berorasi di depan kantor Bawaslu. Massa yang terus maju akhirnya mendorong pagar besi kantor Bawaslu hingga roboh.

Meski berhasil merobohkan pagar kantor, namun massa aksi tidak berhasil menyerobot masuk ke kantor Bawaslu karena dihadang pihak kepolisian yang mengawal aksi tersebut.

Berselang setelah aksi merobohkan pagar, ratusan massa tersebut langsung dikawal balik pihak keamanan menuju markas pemenangan Kandidat Bupati Halsel Incumben Bahrain Kasuba yang diketahui gagal ikut dalam pilkada Halsel Desember 2020 nanti.

Diwawancarai terkait pengrusakan pagar kantor oleh massa aksi, Koordiv HPP Bawaslu Halsel Asman Jamel mengaku telah menyerahkan hal tersebut ke pihak kepolisian untuk diproses sebagaimana hukum yang berlaku.

Asman mengaku kaget dengan aksi massa yang berani merusak pagar kantor saat adanya pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

“Saya juga kaget karena mereka (massa aksi) mendorong pagar sampai roboh. Tapi kita sudah serahkan ke pihak penegak hukum untuk diproses sebagaimana aturan yang berlaku,” tegas Asman.

Sementara itu, dari pihak kepolisian, Kapolres Halsel AKBP. Muhammad Irfan, yang terlihat turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) belum mau dikonfirmasi terkait aksi pengrusakan pagar oleh massa aksi.

Aksi Aliansi GMT dan PD dengan ratusan massa dimulai sekitar pukul 12.00 sampai pukul 18.00 Wit. Dengan rute awal kantor Kejari Halsel. Akan tetapi rute tersebut tidak diizinkan Polres Halsel karena takutnya mengganggu acara Kapolda Malut yang digelar di Mapolres Halsel, siang tadi. Hal ini mengingat kantor Kejari bersebelahan dengan Mapolres Halsel.

Perubahan rute aksi tersebut disampaikan Ridwan Towara salah satu orator. Dalam orasinya, disaat massa aksi bergerak ke Kantor Kejari dihadang petugas kepolisian di perempatan depan gerbang kantor Bupati.

“Torang sebenarnya mau menuju ke kantor Kejari Halsel, tapi karena bertepatan dengan adanya acara Pak Kapolda Malut di Polres Halsel, jadi torang hanya berorasi beberapa menit di tempat ini, dan akan melanjutkan aksi di Kantor Bawaslu Halsel,” kata Ridwan saat berorasi di tengah ratusan massa aksi yang tetap berdiri di jalan meski hujan deras mengguyur.

Untuk diketahui, aksi turun jalan yang dilakukan massa aksi dengan isu proses tuntas dugaan Ijazah Palsu salah satu Bakal Calon Bupati Halsel, Usman Sidik, yang digelar hari ini, bertepatan dengan kedatangan Kapolda Malut Irjen Pol. Drs. Rikwanto di Negeri Saruma, Halsel. (Red-2)

Pos terkait