Petahana Halsel di Ujung Tanduk

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.com

Dalam perhelatan politik pilkada, biasanya bakal calon petahana jadi rebuatan Parpol, karena dinilai memiliki peluang menang lebih tinggi dibanding calon penantang. Namun pada pilkada Halsel tahun ini, hal tak biasa bakal terjadi.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, bakal calon petahana Halsel Bahrain Kasuba kesulitan mendulang partai pengusung. Walaupun sampai detik ini bupati Halmahera Selatan itu, terus menebar optimisme bakal lolos sebagai calon untuk bertarung kembali mepertahankan jabatannya di periode kedua.

Optimisme politik Bahrain itu sah saja, namun kenyataan politik juga mesti menjadi ukuran. Sebab kenyataan politik di lapangan hingga sekarang, suami Nurlela Muhammad itu belum memperoleh kepastian parpol pendukung.

Ada tiga Parpol disebut siap mengusung ponakan mantan Bupati Halsel Muhammad Kasuba itu untuk dicalonkan sebagi bupati. Tiga Parpol itu adalah Gerindra, PKPI dan Berkarya dengan jumlah enam kursi parlemen. Seharusnya Itu cukup memenuhi persyaratan minimal untuk mendaftarkan diri sebagai calon bupati di KPU Halsel. Namun, belakangan diketahui Partai Berkarya menarik diri dari koalisi PKPI-Gerindra. Partai Berkarya mengalihkan dukungan ke bapaslon Usman-Basam.

Jika benar Partai Berkarya beralih dukungan, otomatis Bahrain terdepak dari arena pilkada sebelum laga, karena kurang satu pemain.

Kondisi Bahrain sebagai petahana saat ini seperti berada di ujung tanduk, tetapi namanya politik, hal-hal tak terduga bisa saja terjadi.

“Kata orang politik praktis bisa berubah per detik. Siapa tau Bahrain bisa lolos dari lubang jarum di injury time,” Entahlah..! (Red)

Pos terkait