Galang Solidaritas, MPW PP Malut Buka Posko Peduli Sulteng

- Editor

Rabu, 3 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Bencana gempa bumi disertai tsunami yang melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), juga mendapat perhatian serius dari elemen pemuda di Maluku Utara (Malut). Salah satunya Pemuda Pancasila.

Mulai Rabu (3/10/2018), Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Provinsi Malut beserta jajaran pengurusnya di kabupaten dan kota, serentak membuka posko peduli korban gempa dan tsunami. Untuk di Ternate sendiri, Posko tersebut berlokasi di sekretariat MPW Pemuda Pancasi Malut di Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Ternate Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua MPW Pemuda Pancasila Malut, Santrani MS Abusama ST MSi mengatakan, pendirian posko tersebut, merupakan inisiatif dari jajaran pengurus yang turut prihatin atas musibah yang menimpa warga korban gempa dan tsunami di Sulteng.

BACA JUGA  Diduga Depresi Karena Sakit tak Kunjung Sembuh, Pemuda Asal Taliabu Nekat Akhiri Hidup

“Ini (posko) sepenuhnya sebagai aksi untuk peduli Palu-Donggala. Ini juga sebagai bagian dari menggalang solidaritas untuk membantu saudara-saudara yang sedang ditimpa musibah,” kata Santrani, Rabu malam.

Sementara itu, Sekretaris MPW Pemuda Pancasila Malut, Irfan Hasanudin turut mengatakan, tujuan pendirian posko tersebut untuk memfasilitasi anggotanya atau masyarakat yang akan mendonasikan bantuan kepada para korban. “Barangkali ada masyarakat atau teman-teman Pemuda Pancasila yang ingin membantu, kita siapkan di sini poskonya,” terang Irfan.

BACA JUGA  Penumpang Spedboat Pelabuhan Semut Wajib Gunakan Masker dan Diperiksa Suhu Tubuh

Meski tidak menargetkan jenis bantuan yang diterima pihaknya, wujud bantuan yang saat ini paling dibutuhkan, lanjut Irfan, yakni kebutuhan yang paling mendesak seperti bahan makanan dan air mineral.

“Selain itu, kebutuhan seperti pakaian. Jadi logistik bahan makanan yang nanti kita siapkan seperti beras, susu, biscuit, terutama untuk anak-anak dan bayi. Seluruh bantuan termasuk dari kabupaten dan kota akan diserahkan ke posko utama bantuan,” pungkasnya. (qha)

Berita Terkait

Pakaian Adat Sula Resmi Dirumuskan, Ini Motif dan Desainnya
Kepulauan Sula Bakal Punya Pakaian Adat Tersendiri, Didesain dari Budaya Empat Soa
Ikon Wisata di Pulau Morotai Itu Akhirnya Difungsikan Setelah Mati Suri
Sekolah Rakyat ‘Jadul’ dan Sekarang
Sanggar Gogaro Nyinga Inisiasi Pembangunan Rumah Adat Bangsaha di Galela
Bidadari yang jadi Ikon Halmahera Selatan Itu Kini Memudar
Kendaraan Berplat Luar Marak Beroperasi di Ternate
Wabup Halmahera Selatan Hadiri Semarak Idul Fitri di Gandasuli
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:06 WIT

Pakaian Adat Sula Resmi Dirumuskan, Ini Motif dan Desainnya

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:23 WIT

Kepulauan Sula Bakal Punya Pakaian Adat Tersendiri, Didesain dari Budaya Empat Soa

Minggu, 13 Juli 2025 - 19:50 WIT

Ikon Wisata di Pulau Morotai Itu Akhirnya Difungsikan Setelah Mati Suri

Minggu, 6 Juli 2025 - 21:05 WIT

Sekolah Rakyat ‘Jadul’ dan Sekarang

Jumat, 16 Mei 2025 - 14:20 WIT

Sanggar Gogaro Nyinga Inisiasi Pembangunan Rumah Adat Bangsaha di Galela

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!