Usai Lantik, Bupati Sula Ditantang FP2A

- Editor

Minggu, 6 Juni 2021 - 10:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Front Pemuda Poheya Aya, Rianto Kaunar,S.Ip

Ketua Front Pemuda Poheya Aya, Rianto Kaunar,S.Ip

Sanana, Haliyora

Masjid An-Nur Pohea dibangun sejak 2015 dengan total anggaran Rp 4 miliar namun hingga kini belum selesai. Diduga dana pembangunan masjid disalahgunakan.

Konstruksi bangunan di lantai dua disebut mengalami getaran. Dugaan korupsi dana pembangunan masjid An-Nur ini termasuk salah satu kasus yang tengah diselidiki penyidik Kejaksaan Negeri Sanana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mencuatnya dugaan penyalahgunaan dana pembangunan Masjid An-Nur Pohea juga sempat dijadikan isu seksi oleh masing-masing pasangan bupati dan wakil bupati pada masa kampanye pilkada 2020 untuk menarik simpati masyarakat.

Kini, setelah memenangkan pilkada dan telah dilantik sebagai bupati dan wakil bupati kepulauan Sula, Fifian Ade Ningsi Mus dan H. Saleh Marasabesi (FAM-SAH) diharapkan memenuhi janji saat berkampanye untuk mendorong penuntasan kasus dugaan korupsi dana pembangunan masjid kebanggaan warga Desa Pohea tersebut.

Adalah Front Pemuda Pohea Aya (FP2A) lantang menyerukan agar Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula terpilih, Fifian Ade Ningsi Mus dan pasangannya, H. Saleh Marasabesi (FAM-SAH) untuk mengungkap pelaku dugaan kurupsi pembangunan masjid An-Nur Desa Pohea.

BACA JUGA  Korban Banjir Desa Kuwo Halsel Berharap Perhatian Pemda

Ketua Front Pemuda Poheya Aya, Rianto Kaunar, S.Ip Kepada Haliyora, Sabtu,(05/06/2021) menantang FAM-SAH harus memenuhi janjinya untuk mengungkap pelaku dugaan korupsi dana pembangunan mesjid An-Nur Desa Puhea.

“Kami Front Pemuda Pohea Aya (FP2A) menantang FAM-SAH untuk ungkap siapa yang diduga menyelewengkan dana pembangunan Masjid An-Nur Poeha. Kami menagih janji yang anda sampaikan saat kampanye lalu. Kami tidak ingin masalah masjid kami hanya dijadikan objek kepentingan pilkada semata. Buktikan janji anda,” seru Rianto, Sabtu (05/06/2021).

Terkait kasus dugaan korupsi dana pembangunan Masjid An-Nur Poeha tersebut, kasat Reskrim Polres Sula Iptu. Aryo Dwi Prabowo mengatakan kasus tersebut diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri Sanana.

BACA JUGA  Ini Tantangan Bawaslu pada Elemen Pemuda terkait Pemilu

“Kasus itu diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Sanana, kami hanya menangani kasus pembangunan pasar Makdahi dan kasus DD Desa Wai Ipa,” terang Aryo saat dikonfirmasi Haliyora, Kamis (03/06/2021).

Untuk diketahui, sebagaimana penelusuran Haliyora, pembangunan Masjid An-Nur Desa Pohea mulai dikerjakan tahap I pada tahun 2015, dengan nilai Rp 488,427,000, bersumber dari APBD Kepsul, dengan pelaksana pekerjaan CV. Ira Tunggal Bega.

Pada tahun 2017, Pemda Sula kembali menganggarkan pembangunan masjid itu sebesar Rp 957,996,903, dikerjakan oleh CV. Sarana Mandiri. Dan pada tahun berikutnya, yakni 2018 Pemda Sula mengalokasikan lagi senilai Rp 1.959,904,793, dikerjakan oleh perusahaan yang sama pada tahun sebelumnya.

Kemudian pada tahun 2019, pembangunannya dilanjutkan dan dikerjakan oleh CV. Dwiyan Pratama dengan anggaran sebesar Rp 294. 093.402,00. (Sarif-1)

Berita Terkait

Tunggak Jasa Medis Rp 1 Miliar, Ini Penjelasan Dirut RSUD Ir. Soekarno
Selain Windi, Ada Perempuan Lain yang Disebut di Sidang Kasus Suap AGK
Maju di Pilbup Halsel, Putra Obi Ini Bidik Demokrat dan Gerindra 
Pemkab Halsel Gratiskan Umroh Untuk 100 Imam Masjid, Anggarannya Rp 4 Miliar
Soal Akun SIPD Pemprov Malut Diblokir Kemendagri, DPRD Berbeda Pandangan
Tauhid Soleman Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Walikota Ternate ke Gerindra
Kadisdik Halsel Klaim 24 Ruang Kelas Sekolah Ala Rusia Tuntas 100 Persen
Mislan Syarif, Kandidat Balon Bupati Pertama yang Daftar di Partai Gerindra Taliabu
Berita ini 420 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 10:10 WIT

Tunggak Jasa Medis Rp 1 Miliar, Ini Penjelasan Dirut RSUD Ir. Soekarno

Rabu, 17 April 2024 - 22:30 WIT

Selain Windi, Ada Perempuan Lain yang Disebut di Sidang Kasus Suap AGK

Rabu, 17 April 2024 - 21:55 WIT

Maju di Pilbup Halsel, Putra Obi Ini Bidik Demokrat dan Gerindra 

Rabu, 17 April 2024 - 20:51 WIT

Pemkab Halsel Gratiskan Umroh Untuk 100 Imam Masjid, Anggarannya Rp 4 Miliar

Rabu, 17 April 2024 - 20:35 WIT

Soal Akun SIPD Pemprov Malut Diblokir Kemendagri, DPRD Berbeda Pandangan

Rabu, 17 April 2024 - 19:32 WIT

Kadisdik Halsel Klaim 24 Ruang Kelas Sekolah Ala Rusia Tuntas 100 Persen

Rabu, 17 April 2024 - 18:11 WIT

Mislan Syarif, Kandidat Balon Bupati Pertama yang Daftar di Partai Gerindra Taliabu

Rabu, 17 April 2024 - 18:04 WIT

AGK Akui Minta Dinas PUPR dan BPBJ Atur Menangkan Kian di Proyek Halut

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!