Sofifi, Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda memastikan pembangunan infrastruktur jalan provinsi di wilayah Kota Tidore Kepulauan, khususnya ruas Payahe–Dahepodo, akan diselesaikan secara bertahap hingga tuntas pada 2027.
Kepastian tersebut disampaikan langsung Gubernur saat menghadiri peluncuran kontrak payung konstruksi jalan lapen serta program 1.200 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Payahe, Rabu (6/5/2026).
Dalam sambutannya, Sherly memaparkan kondisi terkini ruas jalan tersebut yang memiliki total panjang 46 kilometer. Dari panjang itu, masih terdapat sekitar 22 kilometer yang dalam kondisi rusak.
“Dari total panjang 46 kilo, masih ada 22 kilo yang rusak. Tahun ini diselesaikan 9 kilo, dan masih ada 13 kilo lagi yang akan kita selesaikan di tahun depan,” kat Sherly.
Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan memprioritaskan titik-titik kerusakan berat pada tahun berjalan, terutama ruas jalan berlubang yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
“Jadi tahun ini jalan yang rusak-rusak, lubang-lubang itu 9 kilo kita selesaikan. Tahun depan 13 kilo kita selesaikan, maka tuntas,” kata Sherly, disambut tepuk tangan warga.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!