Dorong Efisiensi dan Inovasi Lingkungan, NHM Kenalkan Teknologi DST Plant dalam Seminar Nasional ITNY Yogyakarta 

Haliyora.idDedikasi PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) dalam mendukung pendidikan khususnya di bidang pertambangan adalah investasi strategis demi kedaulatan industri mineral di tanah air. 

NHM turut ambil bagian dalam memberikan wawasan strategis mengenai masa depan industri pertambangan pada Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY).

Dalam acara yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-22 ini, NHM menekankan pentingnya adopsi teknologi untuk menjaga keseimbangan antara profitabilitas operasional dan kelestarian lingkungan. 

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sahid Raya & Convention Yogyakarta pada Senin, 13 April 2026 tersebut, mengusung tema besar “How Artificial Intelligence and the Digital Revolution(4.0) Are Driving the Future of the Mining Industry” (Bagaimana AI dan Teknologi Revolusi Nasional (4.0) Menggerakan Masa Depan Industri Pertambangan).

Seminar ini menghadirkan enam pembicara antara lain, Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, S.T.,M.T., Ketua Umum Perhimpunan Ahli PertambanganIndonesia (PERHAPI), Ir. Sudirman Widhy Hartono, S.T., M.M., Presiden Direktur PT. Adaro Energy Indonesia Tbk dan Ketua Umum Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Ir. Priyadi Sutarso, Operational Director PT. Anggun Permai Tekindo, Okky Chandra Perdana, ST, MT, Akademisi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB dan Assistant Superintendent DST (Dry Stack Tailing) & Water Management PT. Nusa Halmahera Utara (NHM), Yoga MeiRizal, S.T.Yoga Mei Rizal, S.T., yang menjabat sebagai Assistant Superintendent DST (Dry Stack Tailing) & Water Management NHM, hadir mewakili perusahaan sebagai salah satu pembicara utama disamping tokoh-tokoh penting lainnya dari kementerian dan asosiasi pertambangan. 

BACA JUGA  NHM Hadiri Halal Bihalal dan Temu Potensi SAR Sebagai Bentuk Kolaborasi Penting Hadapi Potensi Darurat 

Dalam sesi kedua seminar, Yoga memaparkan materi krusial bertajuk “Implementasi Dry Stack Tailings (DST) Plant dalam Kerangka Transformasi Teknologi Pertambangan”. Inovasi DOTPlant ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam menjawab tantangan era Revolusi Industri 4.0, di mana teknologi digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengoptimalkan kinerja lingkungan.

Selain memaparkan aspek teknis, Yoga juga berbagi pandangan mengenai fenomena Artificial Intelligence (AI) di dunia kerja. Ia menekankan bahwa kehadiran AI tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman atau pesaing bagi tenaga kerja manusia. Sebaliknya, teknologi tersebut harus berdampingan dan dimanfaatkan untuk menunjang kinerja yang lebih inovatif serta efisien.

BACA JUGA  Butuh Penanganan Medis Cepat, NHM Peduli Kerahkan Helikopter bantu Evakuasi Pasien dari Tobelo Menuju Manado

“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi motivasi, refleksi, dan referensi bagi mahasiswa ITNY, khususnya dalam mempersiapkan kapasitas individu serta skill kompetensi yang mampu bersaing di era Revolusi Industri 4.0,” ungkap Yoga.

Kehadiran NHM mendapat respon positif dari peserta mahasiswa yang hadir. Dalam sesi diskusi interaktif, para mahasiswa menyampaikan keingintahuan mereka mengenai cara industritambang menyikapi tantangan efisiensi dan profitabilitas di tengah digitalisasi. Melalui seminar ini, NHM berharap dapat membantu menjembatani para calon tenaga ahlipertambangan agar lebih siap menghadapi dinamika industri yang semakin terintegrasi dengan teknologi digital. 

Dukungan konsisten dari NHM menjadi bukti bahwa sinergi antara industripertambangan dan pendidikan adalah kunci utama untuk menciptakan ekosistempertambangan yang maju, efisien, dan bertanggung jawab. (Redaksi)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah