Ia menekankan bahwa seluruh pejabat yang dilantik memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni serta menjadikan keberagaman sebagai perekat sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, para pejabat diingatkan agar menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Sumpah jabatan yang telah diucapkan, kata dia, bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang harus dijaga.
“Sumpah yang baru saja diucapkan adalah janji suci. Laksanakan amanah ini dengan penuh keikhlasan, integritas, dan semangat pengabdian,” ujarnya.
Lebih lanjut, pejabat diminta menjadi teladan dalam kejujuran, bekerja secara profesional, serta mengedepankan pelayanan publik yang optimal. “Jadikan jabatan sebagai sarana untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Samsuddin.
Pelantikan tersebut turut disaksikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, antara lain Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Ahmad Purbaya, Kepala Biro Hukum Burnawan, serta pimpinan organisasi perangkat daerah lainnya.
Momentum ini diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Maluku Utara. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!