Morotai, Maluku Utara – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan laut tenggara Bitung, Kamis (2/4/2026) pagi, tidak berdampak signifikan di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Pemerintah daerah memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Wakil Bupati Morotai, Rio Christian Pawane, mengatakan kondisi daerahnya saat ini aman dan tidak ada kepanikan di tengah warga. Hal itu merujuk pada laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta tidak adanya potensi tsunami dari hasil pemantauan. “Situasi seperti biasa. Informasi dari BPBD menyebutkan gempa tidak berdampak tsunami, sehingga wilayah Morotai masih aman,” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap siaga dan terus memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG sebagai langkah antisipasi lanjutan.
Sektor pendidikan juga tidak terdampak. Kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah tetap berlangsung normal tanpa ada kebijakan peliburan.
Sebelumnya, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami pascagempa. Namun, peringatan tersebut kini telah dicabut setelah hasil pemantauan menunjukkan kondisi laut kembali stabil dan tidak ada potensi gelombang berbahaya.
Warga yang sempat mengungsi pun diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!