Haliyora.id, Maluku Utara – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026) pagi memicu respons cepat dari berbagai pihak, termasuk Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku.
Perusahaan pelat merah tersebut memastikan seluruh sarana dan fasilitas (sarfas) energi di wilayah Maluku Utara berada dalam kondisi aman dan operasional distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap berjalan normal.
Pjs Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, mengatakan bahwa pengecekan langsung telah dilakukan sesaat setelah gempa terjadi.
“Berdasarkan laporan dari lapangan, kondisi sarfas terutama di wilayah terdampak seperti Fuel Terminal Ternate, Fuel Terminal Tobelo, serta Aviation Fuel Terminal Babullah Ternate dalam kondisi baik dan aman untuk melanjutkan operasional,” ujar Bramantyo dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan, seluruh lembaga penyalur BBM di wilayah tersebut juga dilaporkan tetap beroperasi normal tanpa gangguan berarti.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 127 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara. Meski berjarak cukup jauh dari Maluku Utara, guncangan dirasakan cukup kuat di wilayah Ternate dan pesisir Halmahera.
Menyikapi hal tersebut, Pertamina segera mengambil langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan personel serta keandalan infrastruktur energi.
Selain itu, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, terutama terkait potensi tsunami pascagempa.
Hingga pukul 09.30 WIT, hasil koordinasi dengan BMKG Ternate menunjukkan tidak adanya indikasi tsunami, meskipun sempat terjadi kenaikan muka air laut sekitar dua meter.
“Kami tetap dalam posisi siaga. Jika terjadi gempa susulan yang signifikan, prosedur evakuasi akan segera dijalankan, baik di darat maupun di kapal, demi menjaga keselamatan personel dan keamanan penanganan BBM,” kata Bramantyo.
Pertamina memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan menjaga koordinasi lintas sektor guna menjamin distribusi energi tetap berjalan lancar.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi situasi pasca gempa. “Distribusi energi tetap kami jalankan secara normal dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan,” ujar Bramantyo.
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan dan produk, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!