Minim Perhatian, Warga di Halteng Bangun Jembatan Sendiri, Sekali Lewat Tarifnya Bukan Main

Weda, Maluku Utara- Minimnya perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) terhadap infrastruktur terutama jembatan penghubung membuat warga Desa Sakam dan Sauli di Kecamatan Patani Timur membangun jembatan sendiri.

Menurut warga, jembatan penghubung merupakan akses penting bagi untuk memperlancar aktivitas mereka baik ke desa lain dan sebaliknya termasuk kegiatan ekonomi.

BACA JUGA  Upah Pekerja Proyek Madrasah di Sula Belum Dibayar, Klaim Kemenag Malut Dipersoalkan

“Memang jembatan ini sangat terbantu sekali,” kata salah satu warga Sawai yang ditemui wartawan, Senin (29/7/2024).

Meski merasa terbantukan, ada sebagian warga mengaku risih dengan kehadiran oknum tertentu yang mengelola jembatan penghubung kedua desa itu. Pasalnya, untuk melalui jembatan tersebut dengan menggunakan kendaraan harus merogoh kocek hingga ratusan ribu rupiah.

BACA JUGA  Gaji ke-13 ASN Pemkot Ternate ‘On’ Proses
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah