Sorotan terhadap Aksandri semakin menguat setelah pernyataan yang diduga kuat mengandung unsur SARA di media sosial beredar luas sehingga meicu reaksi publik. Menanggapi hal tersebut, ia telah menyampaikan permohonan maaf kepada publik sekaligus memberikan klarifikasi. Menurutnya, pernyataan yang viral tidak sepenuhnya mencerminkan maksud yang ingin disampaikan.
Meski pernyataan maafnya telah disampaikan, sejumlah Ormas mengutuk keras pernyataannya itu. Tokoh masyarakat Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, yang juga Wakil Bupati Halut, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan Aksandri ke Polda Maluku Utara, Selasa kemarin (31/3/2026).
Fenomena ini mencerminkan dinamika yang dihadapi para politisi daerah di era digital, ketika setiap pernyataan dapat dengan cepat menyebar dan ditafsirkan secara beragam oleh publik.
Di tengah situasi tersebut, perjalanan Aksandri Kitong menjadi gambaran bagaimana figur publik tidak hanya dinilai dari rekam jejak dan capaian, tetapi juga dari cara berkomunikasi di ruang publik yang semakin terbuka. (RR/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!