Kebijakan Ramadhan Pemkot Ternate Dipertanyakan, Lapak Pedagang Masih Marak di Terminal Gamalama

Ternate, Maluku Utara – Larangan Pemerintah Kota Ternate terhadap aktivitas pedagang musiman di kawasan Terminal Gamalama selama bulan Ramadhan tampaknya belum sepenuhnya dipatuhi. Di tengah imbauan resmi pemerintah, sejumlah lapak pedagang dilaporkan masih beroperasi di area terminal yang seharusnya difungsikan sebagai pusat pelayanan transportasi publik.

Kondisi ini menuai kritik dari Aliansi Pemerhati Demokrasi Maluku Utara (AMPERA Malut). Organisasi tersebut menilai masih adanya aktivitas perdagangan di kawasan terminal menunjukkan dugaan pembangkangan terhadap kebijakan pemerintah daerah.

BACA JUGA  Kasus Pengeroyokan Depan Penginapan Ampera Ternate, Polisi Periksa 4 Saksi

Pengurus AMPERA Malut, Hairun, mengatakan pemerintah kota sebelumnya telah menyampaikan larangan pembukaan lapak pedagang musiman melalui berbagai saluran informasi dan media. Karena itu, menurut dia, seluruh pihak seharusnya menghormati keputusan tersebut.

“Kalau pemerintah sudah menyampaikan pemberitahuan secara resmi, maka semua pihak wajib mematuhinya. Jika masih ada yang membuka lapak, berarti ada oknum yang tidak mengindahkan kebijakan pemerintah daerah,” kata Hairun pada Senin (16/3/2026).

BACA JUGA  Warga Tosa Tikep Tolak Pemindahan Proyek Penahan Abrasi

Menurut Hairun, keberadaan pedagang musiman di area terminal berpotensi menimbulkan ketidaktertiban serta mengganggu fungsi utama Terminal Gamalama sebagai lokasi naik turun penumpang angkutan umum.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah