Meski demikian, Tauhid memastikan ketersediaan stok logistik di Kota Ternate hingga saat ini masih dalam kondisi aman. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan pemantauan terhadap pasokan dan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat di tengah keterlambatan distribusi tersebut.
“Untuk stok saat ini tidak ada masalah, masih aman,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Ternate berencana menyurati Pelindo Regional III agar memberikan perhatian terhadap permasalahan teknis pada fasilitas crane di Surabaya.
Pemkot berharap perbaikan maupun pemeliharaan alat bongkar muat tersebut dapat segera dilakukan sehingga distribusi logistik kembali berjalan normal.
“Kita harus mengantisipasi. Insyaallah kami akan menyurati Pelindo Regional III agar memberikan perhatian atau minimal melakukan pemeliharaan terhadap crane tersebut, sehingga setelah Lebaran nanti tidak mengganggu distribusi barang dari Surabaya ke wilayah timur, termasuk Maluku Utara,” pungkasnya. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!