Ternate, Maluku Utara — Distribusi logistik dari Surabaya menuju sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur, termasuk Maluku Utara, dilaporkan mengalami kendala sejak Desember 2025.
Gangguan tersebut dipicu oleh masalah teknis pada fasilitas crane atau alat bongkar muat di Pelabuhan Surabaya yang berdampak pada keterlambatan pengiriman barang.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate telah menerima informasi terkait gangguan teknis tersebut yang memengaruhi kelancaran distribusi logistik ke kawasan timur Indonesia.
“Kami mendapatkan informasi bahwa fasilitas crane di Surabaya mengalami permasalahan teknis. Akibatnya, sejak Desember terjadi keterlambatan distribusi barang yang masuk ke Maluku Utara,” kata Tauhid kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, dampak keterlambatan distribusi tidak hanya dirasakan oleh Maluku Utara atau Kota Ternate, tetapi juga terjadi di berbagai daerah di kawasan timur Indonesia yang bergantung pada jalur distribusi logistik dari Surabaya.
“Persoalan ini juga dirasakan oleh wilayah timur lainnya, bukan hanya Maluku Utara atau Kota Ternate,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!