Labuha, Maluku Utara – Hiruk-pikuk pusat kota Bacan seolah terhenti ketika pandangan tertuju pada Mall Saruma Town Square. Bangunan yang semestinya menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial itu kini justru menghadirkan pemandangan suram. Pohon, semak, dan rumput liar tumbuh tak terkendali, menutupi sebagian besar struktur bangunan.
Mall Saruma Town Square merupakan proyek pusat perbelanjaan yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sekitar tahun 2019. Proyek ini menelan anggaran fantastis, diperkirakan mencapai Rp58 miliar. Namun ironisnya, hingga kini bangunan tersebut tak pernah benar-benar difungsikan dan dibiarkan terbengkalai.
Pantauan media haliyora.id, Kamis (22/1/2026), menunjukkan kondisi mall yang kian memprihatinkan. Bangunan terlihat rusak, kusam, dan seolah diambil alih oleh alam. Vegetasi liar merambat hingga ke bagian dalam dan luar gedung, menciptakan suasana yang kerap disamakan dengan adegan film pasca-apokaliptik yakni sunyi, kosong, dan tak terurus.
Kondisi ini bukan sekadar persoalan estetika kota. Tanda-tanda kerusakan struktural mulai terlihat, sementara keberadaan semak dan pepohonan liar di area bangunan memunculkan kekhawatiran akan aspek keselamatan serta potensi kerugian aset daerah.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!