Dialog kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama seluruh peserta. Sejumlah isu strategis dibahas, antara lain upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembiayaan operasional kapal cepat dan feri, serta pembayaran tunjangan jabatan fungsional.
Dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Gubernur Sherly menekankan pentingnya optimalisasi kerjasama lintas instansi guna memastikan keberhasilan penagihan pajak kendaraan bermotor yang masih menunggak. Berbagai strategi dan inovasi juga akan diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pendataan serta tindak lanjut terhadap kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pajak.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara dalam arahannya secara singkat menegaskan agar tidak ada lagi ego sektoral di lingkungan OPD.
“Jangan lagi merasa saya pimpinan OPD, jangan lagi merasa saya kepala bagian atau kepala bidang. Hilangkan semua ego sektoral,” tegas Wakil Gubernur.
Menutup arahannya, Gubernur Sherly mengajak seluruh OPD untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi membangun Maluku Utara yang lebih baik.
“Kita harus bersama-sama memperkuat pelayanan dasar agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini akan menjadi pondasi pembangunan sekaligus prasyarat bagi kemajuan Maluku Utara di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!