Pangdam Pattimura: Maluku Utara Terutama Halteng Rawan Bencana

Ia menekankan bahwa Apel Gelar Pasukan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi validasi krusial terhadap kesiapan operasional seluruh unsur yang terlibat. Kesiapsiagaan ini diharapkan mampu meminimalkan faktor kejutan dan memberikan keyakinan bahwa pasukan siap bergerak ketika bencana melanda.

Mayjen Putranto Gatot menjelaskan bahwa apel ini sekaligus menjadi tanda dimulainya Latihan Lapangan Penanggulangan Bencana Alam Korem 152/Baabullah, sebagai kelanjutan dari Latihan Posko I. Pada tahap ini, konsep umum operasi yang telah diputuskan sebelumnya akan diuji untuk menghasilkan standar operasi penanggulangan bencana yang aplikatif di lapangan.

BACA JUGA  Jaksa Lidik Pengelolaan DD di 4 Desa Taliabu

Dia menyampaikan enam amat penting penangan, yaitu melaksanakan latihan dengan baik, disiplin, bersemangat, dan penuh tanggung jawab. Ikuti seluruh protap, ketentuan, serta arahan penyelenggara latihan untuk mencapai sasaran yang direncanakan. Manfaatkan latihan untuk menguasai seluruh materi, sebagai bekal kesiapan menghadapi tugas ke depan. Jaga kesehatan dan kebugaran fisik agar siap melaksanakan setiap tugas. Laksanakan koordinasi yang baik dengan Pemda, Polri, dan instansi terkait dalam penanganan konflik sosial dan bencana alam.

BACA JUGA  Diperiksa Dua Jam, Wakil Ketua DPRD Malut Akui Khilaf

“Kepada penyelenggara dan pelatih, berikan materi latihan yang relevan dengan perkembangan aktual, responsif terhadap dinamika lingkungan dan tantangan tugas. Selamat berlatih. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk dan perlindungan kepada kita semua dalam mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya. (RJ/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah