Namun, ia mengakui bahwa pengerjaan di lapangan kerap menghadapi sejumlah kendala, salah satunya yang utama adalah kondisi lalu lintas serta kurangnya kesadaran sebagian pengguna jalan. Di mana masih banyak pengendara yang menerobos area pekerjaan meski petugas sudah melakukan pengawasan.
“Sering terjadi saat kami masih bekerja, kendaraan baik mobil maupun motor, langsung melintas begitu saja. Padahal sudah ada petugas yang mengatur. Hambatan seperti ini sering mengganggu ritme pekerjaan,” tuturnya.
Ikbal menambahkan, sebelum melakukan pekerjaan, pihaknya selalu memberikan pemberitahuan kepada masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi, terutama jika diperlukan penutupan jalan sementara untuk memastikan aktivitas warga tetap bisa menyesuaikan. “Setiap kali akan memulai pekerjaan, kami selalu menyampaikan bahwa jalan akan ditutup sehari karena adanya proses pengerjaan,” tambahnya.
Ia berharap masyarakat dapat lebih kooperatif agar proyek bisa rampung tepat waktu. Peningkatan infrastruktur jalan ini diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas warga dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Ternate.
Saat ini, pekerjaan masih berlangsung di kawasan Perumnas, Jati, dan area Masjid Perumnas Al-Quds. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!