Sofifi, Maluku Utara – Puluhan warga yang tergabung dalam Brigade Sofifi menggelar aksi damai di depan kantor Gubernur Maluku Utara sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Provinsi, Senin (10/11/2025), bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional 10 November. Mereka menilai pemerintah lamban dalam memperjuangkan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk Kota Sofifi, termasuk percepatan pembangunan Sofifi.
Menanggapi aksi tersebut, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyatakan bahwa pemerintah provinsi sudah tidak lagi terlibat dalam urusan politik terkait DOB. Menurutnya, pemerintah pusat telah memberikan dua undang-undang, yaitu UU 1999 dan UU 2023, yang menjadi dasar untuk pengembangan Kota Sofifi ke depan.
“Makanya, soal usulan politik kita sudah tidak ada urusan lagi. Kita hanya fokus pada pembangunan di Kota Sofifi dan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” tegas Sarbin Sehe dalam pernyataannya pada Senin (10/11/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!