Ternate, Maluku Utara – Kinerja ekspor sektor pertanian dan perikanan di Provinsi Maluku Utara sepanjang Januari hingga Oktober 2025 tercatat mengalami penurunan tipis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut data yang disampaikan Kepala Seksi Humas Bea Cukai Ternate, Ary Patria Sanjaya, Kamis (6/11/2025), total devisa ekspor non-tambang mencapai 36,87 juta kilogram netto dengan nilai USD 10,72 juta. Angka ini menurun dibandingkan periode Januari–Oktober 2024 yang mencatat 41,37 juta kilogram netto dengan nilai USD 11,31 juta.
Meski demikian, sejumlah komoditas unggulan masih menjadi penopang utama ekspor Maluku Utara tahun ini. Komoditas frozen yellowfin tuna (tuna sirip kuning beku) tercatat sebagai penyumbang devisa terbesar, dengan volume 540.137 kilogram netto senilai USD 4,54 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 Selanjutnya









