Mega Proyek Jalan Trans Kie Raha Senilai Rp 20 Miliar Gunakan Skema Swakelola

Terkait dengan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), Nasrudin menyatakan bahwa Amdal adalah proses terpisah dari FS dan peta jaringan jalan. Meski kontrak proyek berakhir pada bulan Oktober, mereka tidak akan menunggu semua hasil FS. Tim perencanaan sedang menyusun dokumen terkait dengan rute-rute alternatif yang telah dievaluasi.

“Proyek ini memiliki pagu sebesar Rp 20 miliar untuk tahap pembukaan lahan, dan akan berlanjut pada APBD induk 2026. Kami berharap visi Gubernur tentang jalan Trans Kie Raha dapat direalisasikan,” tutupnya.

BACA JUGA  Pemprov Malut Soroti Banyak Perusahaan Tambang Belum Bayar Pajak, IWIP Jadi Perhatian

Adapun mega proyek jalan Trans Kie Raha skema pembiayaannya menggunakan dana sharing APBD dan APBN. Untuk tahap awal sirtu dibiayai langsung APBD Pemprov Maluku Utara, sedangkan untuk hotmix lewat Kementerian PUPR dengan anggaran yang ditaksir mencapai Rp 1 triliun lebih. (RS/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah