Ternate, Maluku Utara – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sumber pertumbuhan ekonomi Maluku Utara menurut lapangan usaha pada triwulan II tahun 2025, tumbuh sebesar 32,09 persen (y-on-y). Di sektor lapangan usaha, sumber pertumbuhan tertinggi dipegang oleh industri pengolahan
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pemateri, Evida Karismawati, dalam kegiatan Edukasi Statistik untuk wartawan dan influencer dengan tema Statistik Untuk Negeri: Menguatkan Literasi, Menyongsong Sensus Ekonomi 2026. Berlangsung di kantor BPS Provinsi Maluku Utara, Jumat (26/9/2025)
Dijelaskan bahwa dalam membaca dan memaknai PDB menurut lapangan usaha, pada triwulan ke-II 2025 (y-on-y), ada 17 komponen yang mempengaruhi sumber pertumbuhan ekonomi Maluku Utara menurut lapangan usaha.
Di antaranya, terdiri dari industri pengolahan, Pertambangan, Pertanian, Perdagangan, Adm Pemerintahan, Konstruksi, Transportasi dan Pergudangan, Jasa Keuangan, Infokom, Jasa Pendidikan, Jasa Kesehatan, Jasa lainnya, Akomodasi dan makan minum, Jasa perusahaan, Pengadaan listrik dan gas, Real Estate, serta Pengadaan air.
“Industri pengolahan untuk sektor distribusi tercatat sebesar 40,11 persen, sementara pada sektor pertumbuhan sebesar 57,51 persen (y-on-y). Disusul, Pertambangan untuk distribusi sebesar 20,79 persen, dan pertumbuhan 60,57 persen (y-on-y),” paparnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!