Ini Progres Capaian Program Asta Cita Presiden Prabowo di Maluku Utara

Ia mengatakan, pemerintahan Sherly-Sarbin berkomitmen seluruh kebijakan daerah selaras dengan Asta Cita Presiden. 

“Dukungan nyata Kabupaten/Kota akan memastikan program pusat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Malut,” kata Sarbin Sehe.

Sementara Kepala SPPG Malut, Muhammad Ramli,  mengungkapkan kesinambungan sangat penting dalam upaya meningkatkan sumber daya pangan dan kesehatan masyarakat Maluku Utara menyeluruh melalui program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berikut data yang terkait MBG :

  1. Halmahera Barat 37.087 penerima manfaat, baru aktif 1 dari 13 dapur.
  2. Halmahera Tengah 21.761 penerima manfaat, belum ada dapur aktif dari 8 dapur.
  3. Halmahera Utara 65.186 penerima manfaat, baru aktif 2 dari 22 dapur.
  4. Halmahera Selatan 77.815 penerima manfaat, baru aktif 4 dari 26 dapur.
  5. Kepulauan Sula 32.643 penerima manfaat, belum ada dapur aktif dari 11 dapur.
  6. Halmahera Timur 28.566 penerima manfaat, belum ada dapur aktif dari 10 dapur.
  7. Morotai 26.780 penerima manfaat, belum ada dapur aktif dari 9 dapur.
  8. Taliabu 28.195 penerima manfaat, belum ada dapur aktif dari 10 dapur.
  9. Kota Ternate 54.031 penerima manfaat, baru aktif 10 dari 19 dapur.
  10. Kota Tidore Kepulauan 33.944 penerima manfaat, baru aktif 1 dari 12 dapur.
BACA JUGA  Konsisten Usung Prabowo Capres, Ini Kata Gerindra Soal Cawapres

Ramli menjelaskan, saat ini SPPG Malut melayani balita, ibu hamil dan siswa. Untuk pelayanan balita dan ibu hamil tersedia di Kota Ternate dan Halmahera Barat. “Untuk siswa kami dari SPPG melakukan pelayanan di Kota Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Barat dan Halmahera Utara,” sambungnya.

SPPG Malut terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional untuk terus meningkatkan pelayanan di seluruh Kabupaten/Kota. 

BACA JUGA  Wagub Malut Akui Taliabu Kurang Mendapat Perhatian Pemprov

Selain itu, Ramli juga memastikan bahwa pelaksanaan MBG berimbas positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Kami bekerjasama dengan BUMD dan Kopdes Merah Putih untuk menyediakan 3000-4000 penerima manfaat setiap harinya, dengan nominal valuasi perputaran ekonomi 1 milyar perbulan” jelas Ramli menutup paparannya.

Sementara itu terkait dengan cek kesehatan gratis, Plt Kepala Dinas Kesehatan Maluku Utara, Dr. Giscard Kroons, memulai laporannya bahwa PKG merupakan upaya strategis Presiden Prabowo.

Total sasaran CKG di Maluku Utara 1.355.622, data per 16 September 2025, jumlah pendaftar baru sebesar 165.706 (12,22 persen) dengan peserta diperiksa 151.412 (11,17 persen).

“Taliabu menjadi kabupaten tertinggi capaian CKG dengan 12.187 (19,86 persen) diikuti Tidore Kepulauan 20.532 (17,05 persen) dan terendah di kabupaten Halmahera Utara 15.615 (7,52 persen),” jelasnya. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah